Beda Pendapat, Anies Baswedan Minta Kali Item Disemprot Penghilang Bau, Sandi Usul Tangani Sumbernya
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berbeda pendapat mengenai penanganan bau di Kali Item.
TRIBUNJAMBI.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berbeda pendapat mengenai penanganan bau di Kali Item.
Tanggulangi bau tak sedap di dekat wisma atlet Asian Games ini, Anies Baswedan menyebutkan bakal dilakukan penyemprotan penghilang bau.
Sementara itu Sandiaga Uno mengusulkan untuk menanggulangi dengan mencari sumber bau terlebih dahulu.
Rencana penyemprotan kali Item tersebut sebelumnya menimbulkan reaksi dari masyarakat yang sebagian mencibir rencana pemprov tersebut.
Beberapa diantara masyarakat tak yakin dengan penyemprotan tersebut bau tak sedap bakal hilang.
Bahkan banyak diantaranya yang pesimis meski disemprot dengan pewangi.
Baca: Kali Item Disemprot Biar Ga Bau Dinyinyirin Warganet, Ini Kata Anies Baswedan
Baca: Kisah Soeharto yang Ubah Nama Irian Barat ke Irian Jaya, Berawal dari Bir dan Kencing
Namun Anies mengatakan, penyemprotan yang akan dilakukan di Kali Sentiong atau Kali Item bukanlah menyemprotkan pewangi, melainkan penghilang bau.
"Pak Teguh (Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan) itu tidak semprot pewangi, tapi penghilang bau. Penghilang bau dengan pewangi itu beda," ujar Anies di SLB Pembina Tingkat Nasional, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (28/7/2018).
Anies menjelaskan bahwa penyemprotan yang akan dilakukan hari ini hanyalah untuk menetralisasi agar tidak bau.
Penyemprotan bukan untuk menimbulkan wangi. "Kalau penghilang bau itu menetralisasi agar tidak bau, tapi ada yang menulis pewangi, bukan penghilang bau. Penghilang bau bukan berarti pewangi tapi netralisir," kata dia.
Penyemprotan ini merupakan satu upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menghilangkan bau tidak sedap yang berasar dari Kali Sentiong alias Kali Item yang berdekatan dengan Wisma Atlet Kemayoran.
Teguh sebelumnya mengatakan, usulan penyemprotan cairan itu ditawarkan tim pakar ke Pemprov DKI Jakarta.
Ia menuturkan, penyemprotan ini akan difokuskan di segmen sekitar Wisma Atlet.
Baca: Prediksi Pilpres 2019 - Jokowi vs Prabowo Subianto Ibarat Barcelona vs Real Madrid
"Rencananya hari ini dari tim gubernur ada metode, secara teknis tadi sudah disampaikan kepada kami, besok (Sabtu) akan ke lapangan kami akan coba metode ini, salah satunya melakukan penyemprotan atau dengan bahan cairan untuk mengurangi bau," kata Teguh Hendarwan di Balai Kota, Jumat (27/7/2018).
Sandi Sebut Atasi Dulu Sumber Baunya