Daripada Menggunakan Narkoba, Lebih Baik Memenuhi Kebutuhan Ekonomi
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) pelatihan kerja terhadap mantan narapindana
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Tribunjambi, Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) pelatihan kerja terhadap mantan narapindana (Napi) kasus narkoba, Selasa (24/7) kemarin, di Kabupaten Tanjab Barat.
Dalam pelatihan kerja itu, dengan tajuk 'Bahaya Narkoba Terhadap Perekonomian'. Kegiatan itu dihadiri sekira 200 peserta yang merupakan mantan napi kasus narkotika jenis sabu, rotasi dan jenis lainnya.
Hal ini disampaikan oleh Kabid P2M BNNP Jambi, AKBP Abdul Razak. Dia mengatakan, pelatihan itu guna untuk memberi pemahaman kepada mereka bahaya dari narkoba bagi kehidupan.
Baca: Jaksa Tampik Pledoi Terdakwa Kasus Dugaan Money Politics, Ini Alasannya
"Selain itu bertujuan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya lagi. Kalau mereka mengulangi mereka akan tahu akibatnya secara ekonomi bisa rusak," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (25/7).
Ia melanjutkan, daripada menggunakan narkoba, lebih baik memenuhi kebutuhan ekonomi seperti bisnis. Dia juga menekankan bahaya narkoba dan meminta para peserta benar-benar serius menjauhi barang haram tersebut.
"Selain ekonomi yang rusak, rumah tangga dan keluarga juga akan rusak. Maka hal-hal itu jangan lagi diulangi. Dan perlu juga merusak diri sendiri," tegasnya.
Baca: Bupati Berharap Pemkab dan Kejaksaan Bersinergi
Baca: Bupati Romi Terus Kampanyekan untuk Tidak Menanam Sawit