Kasus Pungli

Tersangka Pungli CPNSD K2 Didakwa di Pengadilan Tipikor Hari Ini, Pengacara Ajukan Eksepsi

Terdakwa kasus Pungli penerimaan CPNSD K2 tahun 2013, M Daud menjalani sidang hari ini, Rabu (11/7/18). Sidang digelar di Pengadilan

Tersangka Pungli CPNSD K2 Didakwa di Pengadilan Tipikor Hari Ini, Pengacara Ajukan Eksepsi
TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ
Terdakwa kasus Pungli penerimaan CPNSD K2 tahun 2013, M Daud 

Laporan wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Terdakwa kasus Pungli penerimaan CPNSD K2 tahun 2013, M Daud menjalani sidang hari ini, Rabu (11/7/18). Sidang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi.

Dia didakwa atas kasus pungli di Dinas Pendidikan kabupaten Sarolangun. M Daud diduga menerima uang sebesar Rp 1,335 miliar.

Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 11 Undang-undang No. 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang No. 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca: Halalbihalal Swiss-Belhotel Jambi, Serahkan Bantuan pada 10 Keluarga Rumah Kardus

Secara subsidair perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 12 huruf (e) Undang-undang No. 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang No. 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Menanggapi hal tersebut, Penasihat Hukum (PH) M Daud, Wajdi mengajukan eksepsi.

"Kami keberatan, yang mulia. Kami mengajukan eksepsi," kata Wajdi.

Untuk itu, majelis hakim yang diketuai oleh Lucas Sahabat Duha memutuskan untuk melanjutkan sidang pada Rabu (18/7/18) dengan agenda penyampaian eksepsi.

M Daud ditangkap pada Maret lalu, kini M Daud harus menghadapi panggung persidangan.

Dalam kesempatan itu, JPU Hakim Albana membacakan, M Daud menerima hadiah dari CPNS K2 Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun, pada 2013 lalu.

Baca: Ortu Sudah Siapkan Dana Jauh-jauh Hari. Segini Biaya Pakaian Seragam di SMAN 1 Jambi

Baca: HUT ke-50, Jajaran Pimpinan BPJS Kesehatan Layani Langsung Masyarakat

"Dengan total keseluruhan sebesar Rp 1,335 miliar. Padahal diketahui, bahwa hadiah yang diberikan 26 orang peserta tes CPNSD dari Tenaga Honorer Kategori II tahun 2013 ada hubungan dengan jabatannya," kata jaksa.

Penulis: Mareza
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help