Investasi

Pemain Saham Tertinggi Berasal dari Kota Jambi, Jumlah Transaksi Capai Rp 114 Miliar

Menurut data dari Bursa Efek Indonesia Perwakilan Jambi, jumlah pemain saham tertinggi ada di Kota Jambi dengan jumlah Single

Pemain Saham Tertinggi Berasal dari Kota Jambi, Jumlah Transaksi Capai Rp 114 Miliar
TRIBUN JAMBI/FITRI AMALIA

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menurut data dari Bursa Efek Indonesia Perwakilan Jambi, jumlah pemain saham tertinggi ada di Kota Jambi dengan jumlah Single Investor Identification (SID) yang aktif sebanyak 3.656. Dengan jumlah pengguna sub rekening efek yang tertinggi adalah Kota Jambi sebanyak 4.280 diikuti Kabupaten Muaro Bungo sebanyak 359 sub rekening efek.

"Jumlah Single Investor Identification (SID) terus mengalami peningkatan. Hingga per 31 Mei 2018 jumlah SID pasar modal mencapai 711.000 SID aktif, di Jambi untuk SID yang aktif ada sebanyak 5.423 dengan jumlah Sub rekening Efek sebanyak 6.154," jelas Rena Novita, Capital Market Traner, Bursa Efek Indonesia Perwakilan Jambi.

Baca: Kenapa Zola Disidang di Jakarta? Begini Penjelasan Humas PN Jambi

Pada bulan Juni 2017, jumlah SID yang aktif sebanyak 4.023 dan hingga 31 Mei 2018 meningkat menjadi 5.423. Dengan melihat data tersebut maka tergambar secara keseluruhan nilai transaksi pasar modal penduduk Jambi yang bermain saham.

"Rata-rata transaksi harian pada tahun 2018 sebanyak Rp 8.891 Triliun. Di Jambi data sampai bulan Juni 2018 berdasarkan data dari tujuh sekuritas, jumlah transaksi mencapai Rp 114 Miliar,” katanya.

Tetapi masih ada beberapa daerah di Jambi yang masih rendah jumlah sub rekening efek. Seperti di Kota Sungai Penuh dengan jumlah SID 60 dan subrekening efeknya 63, Tanjung Jabung Timur dengan jumlah SID 63 dan sub rekening efek 67 dan Sarolangun dengan jumlah SID 88 dan sub rekening efek 93.

BEI terus berupaya meningkatkan jumlah investor lokal di Provinsi Jambi. Selain melalui sosialisasi dan edukasi, kali ini kantor BEI Provinsi Jambi juga akan melakukan pendekatan melalui pembentuk desa yuk nabung saham.

Baca: Zumi Zola Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka Kasus Suap Pengesahan APBD 2018

Baca: Besok Pengumuman PPDB SMP - Kepala Sekolah dan Kadinas Diminta Jangan Kabur

"Hingga saat ini, progress desa yuk nabung saham tengah memasuki masa penjajakan dengan aparatur desa," ujar Fasha Fauziah, Kepala Kantor BEI Perwakilan Jambi.

Harapannya dengan pembentukan desa yuk nabung saham ini akan mampu menggerakan masyarakat agar waspada investasi bodong.

“Kehadiran desa yuk nabung saham ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, sebagai wadah bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi,” pungkasnya.

Penulis: fitri
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help