Sedang Dalam Air Force One, Trump Berhasil Ditipu Seorang Komedian, Reaksinya Tuai Kritikan

Seorang komedian berhasil terhubung dengan Presiden AS Donald Trump setelah berpura-pura sebagai senator.

Editor: rida
Donald Trump beberkan rahasia tentang rambutnya yang belum diketahui publik 

TRIBUNJAMBI.COM- Seorang komedian berhasil terhubung dengan Presiden AS Donald Trump setelah berpura-pura sebagai senator.

Percakapan antara keduanya sempat berlangsung selama hampir empat menit dan Trump tetap tak sadar hingga akhir sambungan bahwa dirinya telah menjadi korban telepon iseng.

Insiden itu terjadi pada Rabu (27/6/2018) malam, saat Trump sedang dalam penerbangan menggunakan Air Force One.

Penelepon adalah seorang komedian bernama John Melendez yang mengaku sebagai anggota senat New Jersey, Robert Menendez.

Dalam percakapan telepon tersebut, John menanyakan tentang isu imigrasi yang tengah ramai dibicarakan dan calon pengganti seorang hakim Mahkamah Agung, Anthony Kennedy, yang pensiun.

Baca: Film yang Dibintangi Ayu Ting Ting Sepi Penonton, Raffi Ahmad Tetap Bela! Malah Merasa Senang

John merekam percakapannya dengan Trump dan mengunggahnya ke internet.

Dalam rekaman tersebut terdengar suara Trump membuka percakapan dengan memberi selamat kepada "Robert" yang belum lama memenangi kasus tuduhan korupsi yang ditujukan padanya.

John kemudian bertanya pada Trump mengenai solusi untuk isu imigrasi yang dijawab langsung oleh sang presiden.

John Melendez mengaku cukup terkejut karena dirinya pada akhirnya dapat terhubung dengan sang presiden setelah mencoba selama lebih dari satu jam menghubungi operator Gedung Putih.

Awalnya dia menelpon dengan mengaku sebagai dirinya sendiri, namun selalu ditolak oleh operator.

John akhirnya mencoba dengan menghubungi menantu presiden yang juga penasihat seniornya,

Jared Kushner.

Dan kali ini dia mengaku sebagai senator Robert Menendez.

"Saya hampir tidak percaya membutuhkan hampir satu setengah jam untuk menghubungi Jared Kushner dan Donald Trump lewat telepon di Air Force One," kata John dikutip Sky News.

Meski topik pembicaraan tidak mengarah pada telepon iseng pada umumnya, namun saat seseorang dapat menghubungi Presiden AS lewat telepon dengan mudahnya memicu kritik tersendiri.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved