IHSG

Ini Daftar 10 Saham LQ45 dengan PER Terkecil 8 Juni, BBTN Tergusur PGAS

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok pada perdagangan Jumat (8/6) pekan lalu. Indeks utama di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Ini Daftar 10 Saham LQ45 dengan PER Terkecil 8 Juni, BBTN Tergusur PGAS
ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok pada perdagangan Jumat (8/6) pekan lalu. Indeks utama di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu turun sedalam 113,07 poin (-1,85%) sebelum bertengger di angka 5.993,63.

LQ45, indeks saham di BEI yang beranggotakan 45 saham dengan kapitalisasi pasar terbesar dan terlikuid, ikut ambrol. Turun 25,79 poin menuju 950,70; indeks LQ45 longsor sedalam 2,64%.

ihsg
ihsg ()

Baca: Donald Trump - Kim Jong Un di Singapura, Begini Penampakan Hotel di Pulau Sentosa Tempat Pertemuan

Penurunan dua indeks utama BEI tersebut membawa perubahan penghuni daftar 10 saham LQ45 dengan PER terkecil. Saham Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) yang sehari sebelumnya masih berada di dalam daftar ini terdorong keluar, tergusur oleh masuknya saham Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS). 

Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), Bumi Resources Tbk (BUMI), dan AKR Corporindo Tbk (AKRA) berada di tiga pertama saham LQ45 dengan PER positif terkecil secara berurutan, masing-masing 3,12 kali, 3,45 kali, dan 4,95 kali. Posisi selanjutnya diisi oleh WSBP,  WSKT, INDY, PTBA, BBNI, BJBR, dan PGAS. 

Penurunan dalam IHSG akhir pekan lalu itu menyeret delapan saham penghuni daftar LQ45 dengan PER terkecil. Saham-saham yang terseret turun oleh merah padamnya bursa itu adalah SRIL, AKRA, WSBP, WSKT, INDY, BBNI, BJBR, dan PGAS.

Sebaliknya, dua saham sisanya, BUMI dan PTBA, malah naik harga. Kali ini tidak ada saham dalam daftar ini yang tak mengalami perubahan harga.

Baca: BI: Pajak Atas Investasi Portofolio Asing Belum akan Diterapkan

Baca: Website Kandang.in - Cara Mengisi Kandang Ternak Lewat Jalur Digital. Sistem Bagi Hasil Syariah

Price earning ration (PER) adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham. Penurunan harga saham di bursa secara otomatis akan menurunkan pula nilai PER kalau pada saat yang sama belum terjadi perubahan laba bersih per saham.

Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil angka PER maka semakin murah pula harga saham tersebut dibanding saham-saham lain dalam sektor usaha yang sama.

Tags
saham
IHSG
Editor: fifi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help