Teror Bom

Pengamanan Ditingkatkan, Kapolres Sarolangun Imbau Warga Tidak Takut

Beberapa polisi bersenjata lengkap dengan rompi anti peluru berjaga di pintu gerbang Mapolres Sarolangun. Pascaaksi bom

Pengamanan Ditingkatkan, Kapolres Sarolangun Imbau Warga Tidak Takut
TRIBUN JAMBI/TEGUH SUPRAYITNO

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Teguh Suprayitno

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Beberapa polisi bersenjata lengkap dengan rompi anti peluru berjaga di pintu gerbang Mapolres Sarolangun. Pascaaksi bom bunuh diri di Surabaya dan serangan terduga teroris di Mapolda Riau, Rabu pagi ini pengamanan Mapolres Sarolangun diperketat.

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira mengatakan jika saat ini pengamanan diperketat, dan akan dilakukan pemeriksaan pada setiap tamu yang memasuki area Mapolres Sarolangun. "Intinya kita tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan," katanya, Rabu (16/5).

Baca: Kepala BPBD Kerinci Mendadak Datangi Kejaksaan

Ia mengimbau pada masyarakat di Sarolangun, agar tidak takut, pascaaksi bom bunuh diri di Surabaya beberapa hari lalu. "Saya sampaikan ke pada masyarakat agar tidak ketakutan nantinya. Bahwa untuk penindakan terorisme ini sudah dilaksanakan oleh institusi kami kepolisian RI," ujar Dadan.

Saat ini situasi Kamtibmas di Sarolangun masih aman. Namun demikian, pihaknya melalui babinkantibmas, babinsa, dan kades selalu memantau kondisi di masyarakat.

"Untuk saat ini situasi kita masih kondusif. Tentunya tidak lepas dari semua bantuan pihak, TNI, tokoh agama, forkompimda, terutama masyarakat sendiri," kata Kapolres.

Pada Rabu kemarin, pihak Polres juga menggelar pertemuan dengan tokoh lintas agama, pemuda dan pemerintah, membahas situasi kamtibmas saat ini. Dadan mengatakan jika forum lintas umat beragama di Sarolangun sepakat dan mendukung penuh pelaksanaan pengamanan yang dilakukan pihak kepolisian.

Baca: DRAMATIS - Perampokan di Kasang, Kakak Selamatkan 2 Adik ke Luar. Lalu Kunci Ruko dari Luar

Baca: Sutiono Minta Pasar Beduk Dikelola dengan Baik

Untuk memberi perlindungan pada umat Kristiani yang melakukan ibadah pada Minggunya, Dadan mengaku telah memerintahkan anggotanya untuk ikut menjaga keamanan di setiap gereja.

"Setiap minggu kami sudah melakukan pembagian tugas pengamanan, dan kami juga sudah komunikasikan dengan pimpinan pimpinan di setiap gereja untuk pengamanan," katanya.

Penulis: Teguh Suprayitno
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved