Bom Surabaya

Tragedi Bom, Romo di St Theresia Jambi Ingatkan Umat Menyaring dan Filter Penyebaran Informasi

Aparat keamanan di Jambi lakukan penyisiran dan kerjasama dengan pihak gereja untuk melihat gelagat yang mencurigakan

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/darwin sijabat
Pengamanan di gereja Katolik St Theresia Jambi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Darwin Sijabat

TRUBUNJAMBI.COM, JAMBI - Aparat keamanan di Jambi lakukan penyisiran dan kerjasama dengan pihak gereja untuk melihat gelagat yang mencurigakan, menyusul tragedi bom bunuh diri di Surabaya.

Pantauan tribunjambi.com mengelilingi gereja Katolik St Theresia Jambi. Tampak petugas dari kepolisian berbincang dengan petugas parkir di Gereja.

"Bapak kenal umat yang ibadah di sini kan pak? Kalau ada yang mencurigakan untuk segera melaporkannya," tanya petugas dari kepolisian itu.

"Siap, saya kenal pak. Apabila ada yang mencurigakan segera dilaporkan," bala petugas gereja.

Misa pun berlangsung dengan khidmat tanpa kekurangan sesuatu apapun.

Dalam khotbahnya, Romo Thomas Basiran SCJ mengatakan ada berita yang beredar. Romo menyerukan agar umat untuk menyaringnya dan mudah menyebarluaskan.

"Kita harus menyaring dan memfilternya. Karena setiap berita kebenaran yang kita wartakan akan membawa perdamaian," tuturnya.

Gereja pada hari ini memperingati Hari komunikasi sosial sedunia ke 52. Ada tiga poin yang disampaikan pada peringatan hari komunikasi tersebut.

Pertama, meyakini komunikasi yang sehat antara individu dan kelompok akan mengembangkan Cinta.

Kemudian, hampir setiap orang memiliki komunikasi digital.

Ketiga, sangat disesalkan tidak semua menggunakan alat digital menyampaikan kebenaran yang mendamaikan.

"Apalagi banyak menyampaikan informasi yang palsu untuk memecah belah bangsa," ujarnya.

Oleh karena itu umat diajak untuk menggunakan alat komunikasi yang positif dan bijaksana. Kedua, gunakan sarana komunikasi untuk mengedepankan keaslian dan kebenaran.

Kompol Zainal, petugas dari Ditpolair Polda Jambi mengatakan, dari pantauannya misa berlangsung dengan aman, situasinya kondusif.

"Kita melakukan tindakan antisipasi dan waspada. Itu perlu agar tidak terjadi," katanya.

Karena itu, masyarakat diharapkan ikut menjaga lingkungan. Sebabnya tanpa masyarakat, aparat juga tidak bisa bergerak. (cda)

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved