'Maradona Indonesia' Zulkarnain Lubis Meninggal Dunia, Penyerang Dapat Layanan Kelas I

Umpan-umpan matang dari kaki Zulkarnaen membuat para penyerang depan seperti mendapat pelayanan kelas satu....

'Maradona Indonesia' Zulkarnain Lubis Meninggal Dunia, Penyerang Dapat Layanan Kelas I
Zulkarnain Lubis (DOK. PSSI) 

TRIBUNJAMBI.COM - 'Maradona Indonesia' meninggal dunia.

Kabar duka datang dari pentas sepak bola Indonesia. Pemain legendaris, Zulkarnain Lubis, meninggal dunia pada Jumat (11/5/2018) pukul 07.45 WIB di Pali, Sumatera Selatan.

Mantan bintang timnas Indonesia ini mengembuskan napas terakhir pada usia 59 tahun. PSSI selaku induk sepak bola di Tanah Air, mengucapkan turut berduka cita.

Situs wikipedia menuliskan, Zulkarnain Lubis pada eranya dijuluki sebagai Maradona Indonesia.

Dia sering beroperasi di lini tengah, gocekan dan umpan-umpan matang dari kaki Zulkarnaen membuat para penyerang depan seperti mendapat pelayanan kelas satu.

Visi bermain bola yang tinggi membuat Zulkarnaen mampu membaca pergerakkan pemain belakang lawan sekaligus menentukan ke mana teman di lini depan harus bergerak. Singkatnya, aksi pemain yang pada masa jayanya memiliki ciri rambut gondrong ini memang sangat memikat.

Baca: David Noah dan Gracia Indri Rebutan Rumah, Ibu David Ikut Campur, Begini Jadinya

Baca: Cewek Ini Tak Kapok Masuk Jeruji Besi, Kelakuannya Menakutkan

Baca: Briptu Rachel Sempat Sita Perhatian Saat Kejadian Mako Brimob, Sosok Sangar Tapi Cantik

Talenta itu juga yang membawa Zulkarnaen menghuni skuat timnas. Di tim Merah Putih, striker seperti Bambang Nurdiansyah, Dede Sulaiman dan Noah Meriem merasakan sekali matangnya umpan-umpan Zulkarnaen. SEA Games, Pra Piala Dunia, dan Asian Games adalah ajang-ajang internasional yang pernah diikuti Zulkarnaen.

Di level klub, pemain ini sempat mengecap prestasi puncak bersama Krama Yudha Tiga Berlian. Dua kali Zulkarnaen mengantarkan klub ini ke jenjang juara Kompetisi Galatama.

Dilansir kompas.com, pejabat PSSI mengucapkan bela sungkawa. "Kita semua kehilangan seorang legenda sepak bola nasional yang punya dedikasi dan sumbangsih besar untuk sepak bola Indonesia. Semasa menjadi pemain dia dikenal dengan julukan Maradona Indonesia," ujar Head of Media Relation and Digital Promotions PSSI, Gatot Widakdo.

Menurut rencana, suami dari anggota Komite Eksekutif PSSI Papat Yunisal ini akan dimakamkan di Bandung.

Zulkarnain Lubis lahir di Binjai, Sumatera Utara, 21 Desember 1958.

Dia sempat memperkuat sejumlah klub elite di Tanah Air, mulai dari PSMS Medan (1979-80), Mercu Buana (1980-83), Yanita Utama (1983-85), Krama Yudha Tiga Berlian (1985-89), Petrokimia Putra (1989-90) dan PSM Makassar (1997).

Selamat jalan 'Maradona Indonesia'!

Baca: Mengejutkan, Pilot dan Pramugari Garuda Ditemukan Tewas di Pantai Laguna, Citra Kharisma Bersedih

Baca: Selamat Malam, yang Populer Hari Ini, Istri Sule Sampai Tak Tahan - Briptu Rachel Sita Perhatian

Baca: Desa di Kerinci Ini Terima Kiriman Uang TKI Capai Rp 1 Miliar Sebulan, Jelang Ramadan Naik

Penulis: duanto
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help