Dinas Pertanian dan Holtikultura Muarojambi Berikan Bantuan 20 Ton Benih Padi

Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Muarojambi berikan bantuan sebanyak 20 Ton benih padi kepada petani di Kabupaten Muarojambi.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/SAMSUL BAHRI

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Muarojambi berikan bantuan sebanyak 20 Ton benih padi kepada petani di Kabupaten Muarojambi. Hal ini disampaikan Kadis Pertanian dan Holtikultura, M Havis.

Ia menjelaskan, benih 20 ton tersebut sudah diberikan kepada petani, bertepatan dengan musim tanam padi di Kabupaten Muarojambi.

Baca: Kemacetan Marak terjadi di Sungai Penuh, Ini Titik Rawan Menurut Dishub

"Jika kita bersihkan dari 20 ton itu dapatlah sekitar 883 hektare lahan. Karena memang waktu tanam padi kita itu April-September, dan saat ini April dan Mei petani sudah mulai semai dan tanam," jelasnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa musim tanam ini Kecamatan Sengeti biasanya yang lebih awal melakukan penanaman dibanding di daerah Kumpeh. Hal ini karena di wilayah Kumpeh kondisi air masih dalam keadaan tinggi.

"Saat ini hujan hanya bersifat lokal jadi untuk wilayah Sengeti memang lebih awal nanam dari Kumpeh, karena Sengeti kondisi air sudah surut. Sedangkan Kumpeh kondisi air memang masih tinggi," jelasnya.

Ia mengatakan bahwa petani memang memiliki waktu tanam. Karena setiap tahun petani di Kabupaten Muarojambi melakukan penanaman dan sudah mengetahui waktu-waktu tanam.

"Jadi petani tahu bulan-bulan apa aja dia nanam. Kemudian dia tahu juga kapan harus panen. Jadi saya rasa saat ini memang saat yang tepat untuk petani memulai tanam," tuturnya.

Berdasarkan pantauan Tribunjambi.com, di Pematang Pulai, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi. beberapa orang orang telah melakukan penanaman padi.

Baca: Perubahan Status 6 Kelurahan Masih Menunggu Penegasan Batas Wilayah

Baca: Hoaks atau Fakta? Kabar Facebook akan Diblokir di Indonesia 24 April, Viral di Medsos

Menurut Jamilah, saat ini Ia bersama kelompok tani lainnya sudah melakukan tanam padi. Pasalnya saat ini memang sudah memasuki musim tanam.

"Kemarin kan memang banjir dan belum musim tanam. Saat ini memang sudah masuk musim tanam, dan Alhamdulillah air sudah tidak tinggi lagi," jelasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved