Kasus Pembangunan Perumahan PNS

Ini Alasan Penetapan Tersangka Mantan Bupati Sarolangun oleh Penyidik Kejati Jambi

Penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi menetapkan mantan bupati Sarolangun Madel dan Joko Susilo sebagai tersangka

Ini Alasan Penetapan Tersangka Mantan Bupati Sarolangun oleh Penyidik Kejati Jambi
Tribun Jambi/Dedy Nurdin
Penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi akhirnya menetapkan M Madel, mantan Bupati Sarolangun, sebagai tersangka kasus pembangunan perumahan PNS di Kabupaten Sarolangun 2005. Pemeriksaan berlangsung Senin (16/4). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedy Nurdin

TRIBUNJAMBU.COM, JAMBI - Penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi menetapkan mantan bupati Sarolangun Madel dan Joko Susilo sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pelepasan aset pembangunan Perumahan PNS Kabupaten Sarolangun tahun 2005 lalu.

Keterangan persnya Penyidik Kejati Jambi menyebutkan, penetapan tersangka terhadap keduanya setelah dilakukan pemeriksaan pada Senin (16/4/2018).

"Hari ini tim penyidik pada kejaksaan tinggi jambi melakukan pemeriksaan. Pelepasan aset," kata Imran Yusuf, Kasi Penyidikan Kejati Jambi.

Penetapan Madel sebagai tersangka dilakukan telelah melalui proses pemeriksaan sejak pukul 10.00 wib hingga pukul 14.00 wib Senin siang.

Namun pada pukul 17.00 wib penyidik secara resmi menahan keduanya, selanjutnya dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan.

"Hari ini kita menetapkan HM Mantan Bupati Sarolangun dan JS sebagai mantan ketua koperasi pemkasa Kabupaten Sarolangun sebagai tersangka atas pelepasan aset pembangunan perumahan PNS di Kabupaten Sarolangun," kata Imran Yusuf.

Penetapan tersangka dikatakan Imran Yusuf menindaklanjuti hasil fakta persidangan sebelumnya.

Yakni untuk terpidana HBH (Hasan Basri Harun) mantan Sekda Sarolangun dan Ade Lesmana selaku rekanan yang kini menjalani masa hukuman.

"Kalau untuk fakta pada persidangan dua orang sebelumnya mantan setda dan deploper, Dianggap dua subjek hukum ini yakni HM dan JS harus juga bertanggung jawab," kata Imran.

Kedua tersangks sendiri dikenakan sangkaan sebagai mana dalam pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 jo 55 ke 1 KUHP atau pasal 3 jo lasal 55 ke 1 KUHP.

"Kami fokus pada fakta yang kami temukan termasuk hasil sidang kami analisa," kata Imran.

"Yang mana subjek hukum yang paling bisa memenuhi alat bukti itu yang kita tetapkan," sambung Imran.

Seperti diketahui tersangka H Madel dan Tersangka JS tampak memilih bungkam saat ditanya terkait kasus tersebut.

Usai menjalani pemeriksaan keduanya tergesa-gesa menuju mobil tahanan Kejati untuk selanjutnya menjalani masa tahanan selama 20 hari ke depan di Lapas Kelas IIA Jambi. (Dnu)

Tags
Madel
Penulis: Dedy Nurdin
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help