Anak yang Tenggelam di Sungai Batanghari Siswa SMAN 11 Kota Jambi, Ini Identitas Lengkapnya

Berdasarkan informasi yang didapat dari Beni, Kepala Staff Kodim 0415/Bht didapatkan bahwa anak berusia 16 tahun tersebut merupakan

Anak yang Tenggelam di Sungai Batanghari Siswa SMAN 11 Kota Jambi, Ini Identitas Lengkapnya
ISTIMEWA
Proses pencarian 

Laporan Wartawan Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berdasarkan informasi yang didapat dari Beni, Kepala Staff Kodim 0415/Bht didapatkan bahwa anak berusia 16 tahun tersebut merupakan anak dari Serma Efiardi, Anggoya Koramil 415-13/ Mestong.

Diketahui bahwa anal tersebut bernama Renaldi Bimantara, pelajar kelas 1 SMAN 11 Jambi. Anak tersebut dikabarkan tengelam di Sungai Batanghari tepatnya di Desa Penyengat Rendah Rt 09 Kec. Telanipura.

Baca: Elda Tampil Tanpa Alas Kaki, Robi: Bikin Imajinasi dan Sensasi Berbeda

Beni mengatakan,"Informasi didapatkan dari Danramil 415-09/Telanaipura, Mayor Inf Iswadi," ujarnya melalui pesan whatsap, Rabu malam (14/2).

Menurutnya, Kejadian ini bermula pada pukul 15.30 Renaldi Bimantara pamit kepada orang tua untuk melaksanakan latihan futsal bersama teman sekolah (SMAN 11 kota Jambi) sejumlah 16 orang.

Kemudian pada Pukul 16.30 Bima bersama temannya lebih kurang 16 orang sampai di pinggir Sungai Batanghari Desa penyengat Rendah Kec. Telanaipura.

Selanjutnya pada pukul. 17.00 Bima bersama 2 orang temannya mandi di Sungai Batanghari dan pada pkl. 17.30 tiba-tiba sungai pasang dan ternyata Bima dan kedua temannya tidak bisa berenang, sehingga ketiga anak tersebut hanyut dan berteriak minta tolong.

14022018_Pencarian
Proses pencarian (ISTIMEWA)

Baca: Pedagang Agen dan Sub Agen di Pasar Induk Pal X Hanya Tersisa 150, Ini Komentar Sekda

Baca: Pilkada Kota Jambi - Sani Tunjuk Madel jadi Direktur Pemenangan

Melihat Bima dan dua temannya berteriak minta tolong, anak-anak yang sedang main bola di pinggir sungai langsung berusaha untuk menyelamatkan Bima dan kedua temannya, tetapi yang bisa ditolong hanya dua orang sedangkan Bima tidak bisa ditolong.

Sampai saat ini masih dilaksanakan pencarian oleh para babinsa ramil 13/Mst dan ramil 09/TlLP, Basarnas dan masyarakat.

Penulis: syamsul
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help