Jarang Bercinta Ternyata Ada Efek Buruknya, Berikut 7 Bahaya Itu, Satu Diantaranya Umur Pendek

Pasangan suami istri (pasutri) yang telah menikah bertahun-tahun kerap kehilangan hasrat untuk bercinta

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Getty Images
Seks Teratur adalah Obat Ajaib 

TRIBUNJAMBI.COM - Pasangan suami istri (pasutri) yang telah menikah bertahun-tahun kerap kehilangan hasrat untuk bercinta. Aktivitas seksual tak lagi menjadi prioritas utama, lantaran pasutri merasa masih banyak kepentingan keluarga lainnya yang wajib didahulukan.

Baca: Pengurus KONI Kota Jambi Dilantik, Rp 8,8 M Dana Dihibahkan Untuk Porprov

Tracey Cox, Pakar Seks, mengatakan bahwa pasutri zaman sekarang semakin sering mengurangi frekuensi bercinta. Semakin lama Anda menikah dan hidup bersama dengan pasangan, semakin jarang berhubungan intim.

Penelitian mengatakan pasangan yang tidak aktif secara seksual, maka kebahagiaan rumah tangganya akan menurun sebanyak 50 hingga 70 persen. Selain itu, terdapat tujuh efek buruk akibat jarang bercinta, berikut uraiannya:

Baca: Cara Alami Hilangkan Aroma Tak Sedap Pada Daging Kambing

1. Kurang bercinta membuat hubungan terasa hambar
Bercinta adalah hubungan intimasi yang menguatkan fondasi bagi pasutri, komunikasi antarfisik ini umumnya dilakukan dengan memeluk, mencium, dan saling terlelap sembari saling mendekap. Untuk pria, bercinta bisa menjadi salah satu cara untuk mengekspresikan rasa cinta mereka pada pasangan, terutama jika mereka adalah tipe orang yang sulit mengungkapkan perasaan lewat kata-kata.

2. Kurang cinta membuat Anda mudah marah
Mungkin Anda tidak percaya bahwa bercinta dapat menyeimbangkan hormon dan emosi. Manfaat bercinta yang satu ini akan lebih terasa ketika Anda sedang menghadapi masalah atau tekanan di tempat kerja atau lingkungan sosial. Momen bercinta yang sarat aksi dan "manuver" yang mampu membuat Anda dan suami mencapai tahap klimaks, dapat membuat hati dan pikiran lebih tenang. Seperti yang kita ketahui bahwa bercinta dapat mengeluarkan hormon bahagia untuk Anda dan pasangan.

Baca: Alamak! Pria Aneh ini Perkosa 300 Ayam, Polisi Bingung Cari Pasal Pidananya

3. Kurang bercinta dapat menurunkan rasa percaya diri
Rasa minder dan tidak percaya diri bukan sebatas persoalan kaum lajang saja, masalah ini juga bisa dihadapi oleh pasangan suami istri yang telah menikah dalam kurun waktu lama. Akibat frekuensi bercinta yang semakin berkurang setiap hari membuat kepercayaan diri menurun.

Perasaan dicintai dan diinginkan oleh pasangan kental terasa sewaktu melakukan hubungan seksual, maka dari itu jarang bercinta ampuh meluruhkan motivasi dan semangat hidup seseorang.

4. Kurang bercinta dapat membuat bodoh
Para ilmuwan menemukan fakta yang menyatakan bahwa aktivitas seksual bersama pasangan yang Anda cinta dapat mengasah kecerdasan dan meningkatkan memori pada otak. Jadi, bukan hanya baik secara kesehatan fisik, bercinta juga bermanfaat untuk kesehatan mental Anda.

Baca: Astaga! Hanya Dalam Beberapa Minggu Mr P Bisa Besar dengan Cara ini?

5. Kurang bercinta menyebabkan perselingkuhan
Saat pasangan tengah bergairah, tetapi Anda seringkali menolak ajakannya untuk bermesraan karena sedang malas bercinta dengannya, maka kemungkinan dirinya berselingkuh sangat besar. Selain itu, pasangan yang rajin bercinta tetapi tidak puas secara seksual, juga berpotensi mencari "kenikmatan" duniawi tersebut bersama orang lain.

6. Kurang bercinta mengakibatkan kepala sering pusing
Orgasme akan melepaskan oksitosin dan endorfin yang bisa membantu meringankan migrain, nyeri menstruasi dan nyeri punggung.

Baca: Merinding! Jangan Pernah Memukul Kecoa Hingga Isi Perutnya Keluar

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved