Wah, Investor Jepang Temui Wabup Zainal, Ini yang Dibahas
Zainal mengatakan investor itu melirik sektor pertambangan, pariwisata dan perdagangan hasil pertanian.
Penulis: hendri dede | Editor: Duanto AS
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendridede Putra
KERINCI, TRIBUN - Kabupaten Kerinci nampaknya mulai dilirik investor luar negeri. Ini terlihat dengan datangnya investor asal Jepang ke wilayah itu, Sabtu-Minggu (27-28/1).
Informasi yang dihimpun tribunjambi.com, investor sebuah lembaga penanaman modal terbesar di Jepang, Kazutaka Sojhi, tertarik berinvestasi di Kerinci.
Dalam pertemuan dengan Wakil Bupati Kerinci, Zainal Abidin, Kazutaka Sojhi menyepakati bekerja sama. Itu untuk berinvestasi di berbagai sektor ekonomi.
Zainal mengatakan investor itu melirik sektor pertambangan, pariwisata dan perdagangan hasil pertanian.
"Ini merupakan peluang besar untuk kerinci dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yakni bisa menciptakan ribuan lapangan kerja di kantor dan menambah PAD bagi daerah," ungkapnya.
BACA Ini Isi Percakapan Korban dan Pelaku Pelecehan Seksual National Hospital Sebelum Kejadian
Kepala Dinas Perizinan dan Investasi Daerah Kabupaten Kerinci, Noviar Zen, menyambut baik kedatangan investor. Apalagi itu merupakan branding pariwisata Jambi, sehingga sektor pariwisata Kerinci banyak membutuhkan perhotelan maupun perdagangan.
Dia mengatakan Kabupaten Kerinci belum memiliki hotel kelas berbintang. Padahal dengan banyaknya objek wisata , wisatawan pun ramai berkunjung. Sementara itu penginapan di Kabupaten Kerinci masih kurang. Noviarzen mengatakan belum ada satu pun hotel berbintang berdiri di Kerinci.
Untuk itu, pihaknya berharap ada investor yang rertarik bangun hotel di Kerinci. Bahkan dia menarergetkan berdirinya hotel bintang empat atau bintan tiga di Kabupaten Kerinci.
Dia mengatakan pada 2018 pihaknya mentagetkan mulai ada investor bangun hotel. "Saat ini kita terus melakukan komunikasi dengan investor, sudah ada calon investor yang berminat menanamkan modalnya di Kerinci. Kita berharap seperti grup Swissbel, Aston, Amaris bisa tertarik di Kerinci," jelasnya .