Ngeri, Pria ini Minta Dokter Lakukan Transplantasi Kepala, Emang Bisa?
Operasi transplantasi jantung sudah biasa, tapi bagaimana jika kepala yang ditransplantasi? Ini bukan main-main dan bakal terjadi.
TRIBUNJAMBI.COM - Operasi transplantasi jantung sudah biasa, tapi bagaimana jika kepala yang ditransplantasi?
Ini bukan main-main dan bakal terjadi.
Bukan pula sebuah adegan film horor di televisi.
Seorang pria 30 tahun asal Rusia, Valery Spiridonov, mengajukan diri sebagai sukarelawan dalam prosedur, yang diharapkannya dapat meningkatkan kualitas hidup dirinya.
Yakni mentransplantasi kepalanya.
Spiridonov merupakan ilmuwan komputer yang menderita penyakit saraf motorik langka, yang dikenal sebagai penyakit Werdnig-Hoffmann.
Baca: Smartphone Kamu Lemot? Hapus 5 Aplikasi ini Karena Merupakan Penyebabnya
Penyakit tersebut menyebabkan saraf motorik memburuk, yang mengarah pada atrofi otot.
Pada kasus berat, penyakit tersebut akan mengakibatkan penderitanya mengalami kesulitan menelan dan bernafas.
Hingga saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan penyakit ini.
Baca: Ebi Suntara jadi Peserta Duta Liga Dangdut Indonesia, Ayo Dukung, Jangan Lupa Tonton Sabtu Malam
Lantas siapa dokternya?
Secara mengejutkan, awal tahun ini, seorang ilmuwan ahli saraf dari Italia, Sergio Canavero, mengumumkan dirinya akan melakukan trasplantasi kepala manusia pertama di dunia.
Canavero mengumumkan operasi tersebut dijadwalkan pada Desember 2017.
Ia juga telah merekrut seorang ahli bedah kepala untuk memimpin prosedur kontroversial itu.