Setelah Ditawari Kotak Berwarna Emas, Uang Rp 30 Juta Nenek Ini Lenyap

Lelaki misterius itu lali menawarkan sesuatu benda berbentuk kotak berwana emas kepadanya.

Penulis: Herupitra | Editor: Duanto AS
worldofbuzz.com/Sinchew
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUJAMBI.COM, BANGKO - Waspadalah terhadap orang tak dikenal yang menawarkan sesuatu. Jangan sampai bernasib sama dengan Maryati, nenek berusia 60 tahun yang menjadi korban kejahatan.

Warga Desa Mampun, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin ini kehilangan uang sebesar Rp 30 juta. Kejadian tersebut dialami nenek ini saat berada di Kota Bangko, Kamis (18/1).

Keterangan korban kepada polisi saat melaporkan kejadian yang menimpanya, kejadian berawal saat dia pergi ke Kota Bangko untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga.

Dari rumahnya, Maryati menggunakan jasa ojek. Setelah sampai di Bangko sekitar pukul 09.00 WIB, dia dihampiri oleh seorang yang tak dikenalnya.

Lelaki misterius itu lali menawarkan sesuatu benda berbentuk kotak berwana emas kepadanya. Benda itu berisikan kertas warna merah yang bertuliskan tulisan Arab..

BACA Tak Gengsi! 5 Artis Cantik Ini Blak-blakan Soal Hubungan Intimnya! Seperti Apa ya?

Kepada korban, pelaku mengatakan bahwa benda tersebut bisa mengobati bermacam penyakit. Diduga telah terhipnotis, korban menuruti apa yang disampaikan pelaku.

Bahkan bersama pelaku, sekitar pukul 10.00 WIB, korban mencairkan uang disalah satu Bank sebanyak Rp 30 juta. Uang tersebut sebagai pembayaran barang yang ditawarkan pelaku.

Sebelum menyerahkan uang untuk pembelian kotak tersebut. Korban terlebih dahulu diajak pelaku untuk bertemu kawannya yang berada di Pasar Baru Bangko.

Setelah bertemu, korban lalu menyerahkan uang Rp 30 juta kepada pelaku. Setelah menerima uang tersebut pelaku lalu pergi meninggalkan korban.

Setelah ditinggalkan, korban baru sadar bahwa dirinya telah menjadi korban penipuan. Apa lagi barang berbentuk kotak yang disebut bisa mengobati berbagai penyakit tak terbukti sama sekali.

Kasat Reskrim Polres Merangin, AKP Sandi, membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, korban telah melapor dan dimintai keterangan.

"Ya, korban telah datang melapor kejadian yang menimpanya. Keterangan pelapor juga telah kita minta," kata Kasat Reskrim seraya menyebutkan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku kejahatan tersebut.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved