TribunJambi/

Duh, Syafrinur Bikin 50 Lembar KTP Palsu, Hanya Diupah Rp 10 Ribu per Lembar

“Tidak tentu berapa mereka mau ngasih. Biasanya untuk satu KTP 10 ribu. Tapi kalau KTP sama KK dikasih Rp 50 ribu,” ujarnya.

Duh, Syafrinur Bikin 50 Lembar KTP Palsu, Hanya Diupah Rp 10 Ribu per Lembar
Istimewa
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Syafrinur (40) hanya tertunduk lesu menyesali perbuatannya. Saat ditemui di Mapolres Merangin, Kamis (11/1) sore, lelaki berkepala plotos itu diamankan polisi. Diduga, dia telah membuat puluhan Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu.

“Saya hanya membantu orang yang meminta tolong dibuatkan KTP palsu,” katanya, menjawab pertanyaan Tribun Jambi.

Dia membantu orang membuat KTP palsu sejak Maret 2017. Dalam rentang waktu itu, sedikitnya sudah puluhan KTP palsu dicetaknya.

“Mulai sejak bulan Maret lalu, saya buat di toko saya. Itu kalau ada orang datang meminta dibuatkan,” aku lelaki asli Pekanbaru yang telah lama tinggal di Kelurahan Pematang Kandis Bangko ini.

Selain KTP, sebutnya, ada juga KK yang dipalsukannya. Warga yang diminta dibuatkan KTP palsu adalah mereka yang ingin mengurus persyaratan administrasi untuk kredit di leasing.

“Pada umumnya warga yang minta dibuat itu adalah yang ingin berurusan di leasing,” sebutnya.

Katanya, hasil dari mencetak KTP dan KK tersebut tidaklah besar. Untuk satu KTP dia hanya dibayar sebesar Rp 10 ribu dan satu KK sebesar Rp 40 ribu.

“Tidak tentu berapa mereka mau ngasih. Biasanya untuk satu KTP 10 ribu. Tapi kalau KTP sama KK dikasih Rp 50 ribu,” ujarnya.

Diungkapkannya, KTP palsu tersebut dicetak dengan kertas HVS biasa melalui mesin printer. Kemudian dileminating agar terlihat seperti KTP sebenarnya.

Halaman
12
Penulis: heru
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help