TribunJambi/

Kasus Gaji Fiktif PNS

BREAKING NEWS: Robin Hood PNS Golongan III di Pemprov Jambi Itu Dituntut 7 Tahun Penjara

Mulyadi, terdakwa kasus dugaan korupsi gaji fiktif Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Sekretariat Daerah Provinsi Jambi menjalani sidang

BREAKING NEWS: Robin Hood PNS Golongan III di Pemprov Jambi Itu Dituntut 7 Tahun Penjara
TRIBUN JAMBI/DEDY NURDIN

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedy Nurdin

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mulyadi, terdakwa kasus dugaan korupsi gaji fiktif Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Sekretariat Daerah Provinsi Jambi menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Tipikor Jambi, Rabu (6/12/2017).

Dalam persidangan tersebut, tuntutan dibacakan secara bergantian oleh tim Jaksa Penuntut Umum. 

Mulyadi dituntut bersalah atas perbuatan yang mengakibatkan kerugian negara mencapai 4,6 miliar rupiah. 

Baca: Berdua dalam Lift, Cewek Ini Cepat-cepat Turunkan Celana. Kejadian Selanjutnya Bikin Melongo

Mulyadi dituntut 7 tahun penjara, "Denda 200 juta subsider tiga bulan penjara,"ucap Ferdi, Jaksa yang membacakan tuntutan. 

Selain itu Mulyadi juga dikenakan pidana tamban berupa uang pengganti kerugian negara Rp 4,6 miliar.

"Jika tidak mencukupi maka harta benda terdakwa disita untuk menutupi kerugian negara, jika tidak mencukupi dalam tempo satu bulan sesudah berketetapan hukum diganti pidana penjara selama 3,5 tahun penjara," sambung Jaksa membacakan tuntutan. 

Mulyadi merupakan PNS yang bertugas di bendahara pengeluaran Setda Provinsi Jambi. 

Dalam persidangan sebelumnya, Ketua Majelis Hakim Khairulludin menyebut terdakwa sebagai Robinhood PNS yang berhutang. 

Baca: Pulang Bekerja di Kebun, IRT di Tebo Ini Disergap dan Diperkosa di Rerumputan oleh Tetangga Sendiri

Baca: Keterlibatan Zumi Zola di Kasus Suap, Erwan Malik: Enggak, Tanya Penyidik

Pasalnya hasil kejahatannya itu digunakan untuk menutupi utang para pegawai golongan III di sejumlah bank swasta dan koperasi yang nilainya lebih besar dari gaji ydan tunjangan yang diterima perbulannya. 

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help