Curigai Punyai Kekasih Lain, Susiana Ditikam Kekasihnya Hingga Dirawat di ICU
Diduga karena terbakar api cemburu, seorang lelaki, warga kota Baubau, Sulawesi Tenggara berinisial AK, menikam kekasihnya, Susiana.
TRIBUNJAMBI.COM- Diduga karena terbakar api cemburu, seorang lelaki, warga kota Baubau, Sulawesi Tenggara berinisial AK, menikam kekasihnya, Susiana.
Penikaman dilakukan di jalan Sijawangkati, Kelurahan Lamangga, Kecamatan Murhum, Kota Baubau, Jumat (1//12/2017) sekitar pukul 22.00 Wita.
Korban yang merupakan warga Kelurahan Bure, Kecamatan Kokalukuna mengalami tiga tikaman di tubuhnya.
Baca: Reuni 212, Amien Rais, Fadli Zon dan Fahri Hamzah Nyindir Jokowi. Apa Kata Mereka?
Baca: Hiiii Warga Geger Temuan Tulang Belulang Manusia di Kolong Jembatan. Begini Penampakannya!
Baca: Bayi Ini Ditinggalkan dalam Kotak Kardus, Setelah Diadopsi Siang Sangka Hidupnya
“Ia (korban) bertemu dengan pacarnya di depan SMK 3 Baubau. Katanya ada masalah pribadi yang mau diceritakan. Mungkin juga pelaku ada kecemburuan sama perempuan, pelaku langsung menikam korban,” kata keluarga korban, Sumran, saat ditemui di RSUD Baubau, Sabtu, (2/12/2017).
Sebelum peristiwa tersebut terjadi, Susiana pulang dari kerja di sebuah restoran di kota Baubau.
Ia langsung bertemu lelaki berinisial AK di Jalan Sijawangkati, tepatnya depan SMK 3 Baubau.
Percekcokan keduanya kemudian terjadi ketika AK mengambil ponsel milik Susiana dan mencurigai korban mempunyai kekasih lain.
Baca: Geledah Kantor Zumi Zola, KPK Temukan Petunjuk Baru Keterlibatan Pihak Lain
Baca: Nekat Kejar Jambret yang Merampas HP-nya, Motor Gadis Ini Ditendang Pelaku Hingga
Baca: Kagumi Tokoh Rose dalam Film Titanic, Tak Disangka Perempuan Ini Sampai Rela Begini
“Baku tengkar masalah itu, lalu dengar ada orang teriak minta tolong. Dengar ada beberapa motor datang, baru saya keluar rumah dan melihat banyak darah dan langsung cepat-cepat diantar ke rumah sakit,” ujar seorang saksi mata, Hasriani.
Baca: Semula Terintimidasi, Siapa Sangka Beberapa Tahun Kemudian Si Pemilik Kaki Terpanjang Mengalami