TribunJambi/

Jadi Calon Ketum Golkar, Agung Sebut Airlangga Dapat Restu Jokowi Rangkap Jabatan

Agung Laksono resmi ‎mendukung Airlangga Hartarto sebagai calon Ketua Umum Golkar menggantikan Setya Novanto.

Jadi Calon Ketum Golkar, Agung Sebut Airlangga Dapat Restu Jokowi Rangkap Jabatan
KOMPAS.com/NABILLA TASHANDRA
Calon Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, yang kini menjabat sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Saleh Husin. 

TRIBUNJAMBI.COM - Ketua Umum Kosgoro, Agung Laksono resmi ‎mendukung Airlangga Hartarto sebagai calon Ketua Umum Golkar menggantikan Setya Novanto.

Agung menyerahkan kepada Airlangga terkait adanya wacana harus mundur dari jabatan sebagai Menteri Perindustrian.

"Itu terserah beliau," ujar Agung yang juga Ketua Dewan Pakar Golkar, di Kawasan Kebayoran Baru,‎ Jakarta Selatan, Sabtu, (2/12/2017).

Baca: Zumi Laza Mendadak Mundur dari Ketua PAN, Ini Tanggapan Zola

Namun menurut Agung, berdasarkan informasi, Airlangga mendapat restu presiden Joko Widodo untuk rangkap jabatan apabila terpilih sebagai ketua umum Golkar.

‎"Pak Airlangga saya dengar sudah dapat izin untuk merangkap sebagai menteri dan melaksanakan tugas sebagai ketum partai Golkar yang akan datang hasil Munaslub. jadi enggak masalah. Semuanya kembali hak kewenangan pak presiden," kata Agung.

Mundur tidaknya Airlangga sebagai Memperin juga pernah disinggung wakil presiden Jusuf Kalla. Menurut Kalla, Airlangga tidak perlu mundur apabila terpilih sebagai Ketua Umum Golkar.

Baca: Terkait Dugaan Keterlibatan Gubernur Zumi Zola pada OTT Pejabat di Jambi, KPK Akui Hati-hati

Tidak ada aturan yang mengatur menteri, Wapres, atau Presiden tidak boleh rangkap jabatan sebagai pengurus partai politik.

Hal tersebut sama seperti yang dilakukannya dulu saat menjabat Wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) .

‎"Dulu saya Wapres juga ketua partai (Golkar), tidak apa apa Wapres aja, pak SBY, ibu Mega (Megawati), semua ketua partai dia malah jadi presiden," pungkasnya.

Editor: rahimin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help