Ryamizard Ajak Mahasiswa Bela Negara
Menghadapi kompleksitas persaingan global yang perlu difilter dengan nilai patriotisme dan nasionalisme tinggi, Kemenhan buat gerakan 100 juta kader
TRIBUNJAMBI.COM - Guna menghadapi kompleksitas persaingan global yang perlu difilter dengan nilai patriotisme dan nasionalisme yang tinggi, Kementerian pertahanan (Kemenhan) RI membuat gerakan 100 juta kader (pemuda) bela negara.
Termasuk di Lampung, Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu kepada Tribun Lampung berharap, seluruh mahasiswa Lampung terutama mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL) untuk bahu membahu membela negara Indonesia ini.
Program bela negara tersebut sengaja diluncurkan tahun ini namun dalam pematangannya 10 tahun mendatanga. Meski begitu, menteri asal Way Kanan ini menargetkan terbentuknya kader bela negara ini akan dilakukan di 47 kabupaten/kota.
Semua tersebar di 11 Kodam (provinsi), salah satunya di Lampung yang terdiri dari kalangan mahasiswa dengan rencananya akan dijaring 30-50 ribu orang. Selain perguruan tinggi, program ini menyisir anggota DPRD, pemprov, pemkab dan pemkab. Selain itu juga melibatkan Polda Lampung, TNI AD, AU dan AL.
Serta aparat penegak hukum lainnya seperti pegawai pengadilan negeri (PN), hingga pihak Kejaksaan. "Dengan menggandeng semua lapisan masyarakat konsep ini akan mudah menguatkan karakteristik kebangsaan," katanya dihadapan 3.137 mahasiswa baru UBL, Sabtu (12/9).
Sebab, dengan karakter (individu) yang kuat maka kolektifitas karakter bangsa juga akan semakin kokoh, serta data badan program pembangunan PBB menyebutkan Indeks Pembangunan manusia (IPM) Indonesia.