58 Tahun Provinsi Jambi

Masjchun Sofwan; Tertantang Jalan Kubangan Kerbau

Datang dari Jawa Tengah, Bupati Temanggung (1964-1978), dipercaya Presiden Soeharto menjadi Gubernur Jambi (1979)

Masjchun Sofwan; Tertantang Jalan Kubangan Kerbau
repro
Masjchun Sofwan

MASJCHUN Sofwan (87) bisa disebut gubernur buldozer, bukan saja prioritas pemerintahannya membuka wilayah terisolir, dengan membangun infrastruktur jalan, namun juga lantaran gerak cepatnya membuka akses transportasi sewaktu blusukan ke daerah dengan menunggung mobil gardan ganda, Toyota Landrover sasis panjang pabrikan 1975, bandel dan antislip.

Datang dari Jawa Tengah, Bupati Temanggung (1964-1978), dipercaya Presiden Soeharto menjadi Gubernur Jambi (1979) menggantikan Eddy Sabara, penjabat gubernur sepeninggal Gubernur Jamaludin Tambunan. Memimpin Jambi, tak hanya pedal gas Landrover, dia juga tancap gas membangun Jambi.
Berawal banyaknya keluhan dan laporan masuk ke Bangko, ibukota Kabupaten Sarolangun-Bangko berjarak 270 kilometer, perlu berhari-hari, dia turun melihat sendiri kondisi jalan berlumpur mirip kubangan kerbau. Pria kelahiran Blitar, 7 September 1927 dibuat kalang kabut pengalaman blusukan ke desa itu. Namun dia tak kenal lelah.
Pembangunan jalan prioritas, karenanya dia meminta kendaraan khusus agar bisa menerobos jalanan buruk selama kunjungan ke warga ke pelososk Jambi. Menunggang kuda besi antislip, lulusan Fakultas Hukum UGM menjajal jalanan berlumpur. Secara bertahap, jalan ke kabupaten bisa dilalui dalam hitungan jam tidak berhari-hari lagi.
Prioritasnya jalan Jambi ke ibukota kabupaten di Jambi. Selanjutnya program jalan desa digelindingkan. Selain infrastruktur, jejak emas Masjchun ialah prestasi olahraga. Tak segan, dia menggaet pelatih dan atlet nasional demi mengangkat nama Jambi ke pentas lebih tinggi. Hasilnya, Jambi merajai kolam renang di PON.
Lewat Raja Murnisal Nasution dan anaknya, Elfira Rosa Nasution-Maya Masita Nasution, Jambi selalu ditakuti di ajang olahraga nasional. Begitu juga di atletik, Sofwan melahirkan Jublina Mangi, pelari jarak pendek gemblengan Steve Thenu, pelatih atletik nasional. Ring tinju juga merasakan tangan dingin Sofwan, lewat Heri Maitimu si Raja Kelas Layang, dan Manimbul Silaban.
Kini mereka bekerja di PDAM Tirta Mayang. Sofwan juga mengganjar atlet berprestasi lainnya bekerja di Bappeda Provinsi Jambi. Strategi Sofwan lewat olaharga, terutama renang berhasil membuat penjuru negeri mengenal Jambi. Karena di era 70-an, tak banyak tahu di Sumatera ada Provinsi Jambi. Pengujung jabatan, Sofwan membangun jembatan penyeberangan antarkabupaten seperti di Tembesi, Tebo dan Sarolangun. Sebelumnya menggunakan pompong besar berisi cukup tiga mobil. (ridwan junaidi)

Penulis: ridwan
Editor: deddy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved