Nurma Ingat Wajah Penjambret
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN- Nurma, warga Kelurahan Kampung Baru, Muara Tembesi, menjadi korban penjambretan, Jumat
Penulis: Suang Sitanggang | Editor: ridwan
Laporan wartawan Tribun Jambi, Suang Sitanggang
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN- Nurma, warga Kelurahan Kampung Baru, Muara Tembesi, menjadi korban penjambretan, Jumat (27/1) sekitar pukul 12.00. Dua pemuda berusaha menjambret kalung Nurma yang sedang melintas menggunakan sepeda motornya, di Pall 2 Jalan Lintas Muara Tembesi- Bungo.
Kepada wartawan, Nurma mengatakan dua pemuda yang menjambretnya menggunakan sepeda motor jenis Satria. Saat itu, ucapnya, dia yang sendirian menggunakan sepeda motor dalam perjalanan menuju rumah kerabatnya. Tiba-tiba dua pemuda memepet sepeda motornya di sebuah tikungan.
" Mereka langsung menarik kalung yang saya pakai. Saya mencoba melawannya. Tangan kanan saya ini menarik tangan pelaku. Saya kehilangan kendali lalu jatuh dari motor,” kata Nurma. Dia menyebut dua pemuda yang bermaksud tidak baik kepadanya itu hanya membawa separuh dari kalungnya.
" Karena tarik-tarikan, kalung saya putus. Mereka mendapatkan separuh, dan separuh lagi masih berada di tangan kanan saya yang berusaha menariknya,” ungkapnya. Dia menyebut kalung emas itu beratnya dua suku. Bagian kalung yang berhasil diselamatkannya lebih banyak dibanding yang dijambret.
Nurma mengaku masih hafal wajah pelaku. Menurutnya kedua pelaku merupakan orang yang biasa berada di Muara Tembesi. Rambutnya panjang sampai sebahu. Kulitnya sawo matang. Umurnya masih muda, mungkin sekitar 20 tahun,” ungkapnya.
Akibat ulah penjambret yang nekat beraksi di siang bolong itu, Nurma mengalami luka di bagian kepala dan kaki kanan karena terjatuh dari sepeda motornya. Namun luka tersebut tidak terlalu fatal. Nurma masih bisa tetap beraktivitas seperti biasanya.
Ditemani suaminya, dia melaporkan peristiwa yang dialaminya itu ke Mapolsek Muara Tembesi dan berharap polisi bisa cepat menangkap pelaku. Mudah-mudahan pelakunya bisa cepat ditangkap supaya warga tidak resah lagi, dan mereka tidak mengulangi perbuatannya,” ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Muara Tembesi, AKP Mas Eddy, saat dikonfirmasi mengiyakan adanya peristiwa itu. Dia menyebut setelah mendapat informasi adanya penjambretan, langsung menurunkan anggota ke tempat kejadian. Namun hingga kemarin sore pihaknya belum berhasil menangkap pelakunya.
" Beberapa personel langsung bergerak melakukan pengejaran dan penyisiran ke arah Desa Rantau Kapas serta Bukit Paku Desa Pelayangan, yang diduga tempat pelaku melarikan diri," ucapnya. Dia bilang akan berusaha untuk bisa mengungkap kasus penjambretan itu.