Wisata Jambi
Menjelajah Wisata Alam Tebo, Air Terjun Gajah Mati dan Goa Unik di Bukit 30
Kawasan Bukit 30 menawarkan wisata alam seperti Air Terjun Gajah Mati, Goa Pelangi, dan Goa Harimau yang menarik minat wisatawan.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, TEBO – Kawasan Bukit Tiga Puluh di Kabupaten Tebo menyimpan potensi wisata alam yang belum banyak tereksplorasi, namun menawarkan keindahan yang memikat.
Terletak di Dusun Benteng Makmur, Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, kawasan ini menghadirkan sedikitnya tiga destinasi unggulan, yakni Air Terjun Gajah Mati, Goa Pelangi, dan Goa Harimau.
Air Terjun Gajah Mati menjadi salah satu objek yang paling diminati. Lokasinya dapat ditempuh sekitar 55 kilometer dari Kecamatan Tebo Tengah. Dalam kondisi cuaca cerah, perjalanan dari Muara Kilis menuju lokasi memakan waktu kurang lebih satu jam.
Namun, akses menuju kawasan tersebut cukup menantang, terutama saat musim hujan. Jalan yang licin membuat waktu tempuh menjadi lebih lama. Kendaraan berpenggerak empat roda atau jenis off-road disarankan untuk mempermudah perjalanan.
Mengutip data Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Tebo, Air Terjun Gajah Mati termasuk destinasi andalan yang kerap dikunjungi, terutama oleh pecinta alam. Keindahan lanskapnya juga sering diabadikan oleh para pegiat media sosial.
Tak hanya wisatawan lokal, kawasan ini juga pernah menarik perhatian pengunjung dari mancanegara. Beberapa peneliti dari Prancis dan Jepang diketahui pernah datang ke wilayah tersebut dalam rangka penelitian terkait Suku Anak Dalam (SAD).
Penggiat lingkungan setempat, Oktaviandi Muklis, menyebut masyarakat Dusun Benteng Makmur menyambut baik kehadiran wisatawan. Selain menikmati panorama alam, pengunjung juga dapat merasakan suasana pedesaan yang masih asri.
Menurutnya, potensi wisata di kawasan Bukit Tiga Puluh perlu terus dikembangkan secara berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan kearifan lokal masyarakat setempat.
Dengan kekayaan alam yang dimiliki, kawasan ini dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu destinasi unggulan di Provinsi Jambi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. (Heri Prihartono/Sopianto)
Baca juga: Tarif Parkir Air Terjun Telun Berasap Rp15 Ribu, Polres Kerinci Temukan Fakta
Baca juga: Polemik Tarif Parkir Air Terjun Telun Berasap Kerinci, Pengelola: Tidak Mungkin Kami Begitu
| Air Terjun Renah Sungai Besar, Pesona Alam Tersembunyi di Bungo |
|
|---|
| Pesona Air Terjun Segunggung di Sarolangun, Tawarkan Panorama Wisata Alam |
|
|---|
| Gunung Kerinci, Gunung Api Aktif dengan Panorama Hutan Tropis yang Memukau |
|
|---|
| Rekomendasi Wisata Sore di Kota Jambi, Ancol hingga Hutan Pinus |
|
|---|
| Pesona Danau Belibis, Habitat Alami Burung di Dataran Tinggi Kerinci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/air-terjun-gajah-mati-di-kabupaten-tebo-vsw.jpg)