TOPIK
Oknum Polisi Bantai 2 Anak Kandungnya
-
Pihak keluarga besar korban mutilasi masih dirundung duka mendalam pascakepergian Fabian (4) dan Amora (3).
-
Kasus polisi memutilasi dua anak kandungnya yang masih di bawah umur di Kalbar makin menunjukkan ada persoalan serius di lapisan bawah kepolisian
-
Peristiwa memilukan terjadi di Kompleks Asrama Mapolres Melawi, Gg Darul Falah, Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi.
-
Sebelum membunuh dan melakukan mutilasi terhadap kedua anaknya, anggota Polres Melawi,
-
Seorang anggota Polres Melawi, Brigadir Petrus Bakus tega membunuh dan memutilasi dua anaknya sendiri.
-
Dua korban pembunuhan oleh ayah kandungnya, diketahui masih berusia balita.
-
Anak pertama usia empat tahun berjenis kelamin laki-laki dan anak keduanya berjenis kelamin perempuan baru berusia tiga tahun.
-
Kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan anggota Sat Intelkam Polres Melawi, Petrus Bakus terhadap dua anaknya, menjadi perhatian masyarakat.
-
Budi, pihak keluarga korban pembunuhan oleh oknum polisi Melawi, mengaku pasrah atas peristiwa yang menimpa anggota keluarganya.
-
Sempat terjadi percakapan antara Petrus dan Sofyan, yang pada intinya pelaku ingin bertemu dengan kepala satuannya.
-
Schizophrenia dapat menimbulkan halusinasi, delusi, dan penyimpangan cara berpikir dan perilaku.
-
Brigadir PB diduga mengidap Schizophrenia sehingga tega menghabisi dua buah hatinya sendiri.
-
Peristiwa nahas ini diperkirakan terjadi Jumat (26/2/2016) sekitar pukul 00.40 WIB dini hari.
-
Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, khusus jajaran Kepolisian digegerkan ulah oknum anggota Kepolisian Polres Melawi, Brigadir PB
-
Brigadir PB, anggota Sat Intelkam Polres Melawi yang tega membunuh dan memutilasi dua anaknya, diduga mengalami stres berat.
-
Seorang oknum anggota Kepolisian Polres Melawi, diduga telah membunuh dua anak kandungnya.