TOPIK
Kartini
-
Sebagian besar surat-suratnya berisi keluhan dan gugatan khususnya menyangkut budaya di Jawa yang dipandang sebagai penghambat kemajuan perempuan.
-
Buku ini dicetak sebanyak lima kali, dan pada cetakan terakhir terdapat tambahan surat Kartini.
-
Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912.
-
Kartini banyak melahap bacaan berbagai jenis, dari surat kabar sampai bacaan feminis. Itu yang membentuk pemikirannya yang maju.
-
Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved