TOPIK
Kasus Ijazah Palsu
-
Yakup Hasibuan menjelaskan Jokowi menyambut baik itikad dari Eggi Sudjana dan Damai yang datang langsung untuk minta maaf.
-
Roy Suryo mengklaim mengantongi 'Info A1' bahwa ada dua polisi aktif justru ikut hadir mendampingi para tersangka di kediaman pribadi Jokowi.
-
Roy Suryo melontarkan kritik pedas menanggapi langkah Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis yang menyambangi kediaman pribadi Jokowi.
-
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, justru memilih langkah diplomatis dengan "sowan" langsung ke kediaman pribadi Jokowi di Solo, Jawa Tengah.
-
Pihak pelapor mengeklaim telah menyerahkan bukti-bukti yang cukup sehingga penyidik langsung menaikkan status laporan tersebut.
-
Roy Suryo menilai ada kejanggalan teknis dalam kesaksian Elida yang mengaku merasakan emboss saat gelar perkara khusus di Polda Metro Jaya.
-
Hellyana memandang proses hukum yang berjalan sebagai bentuk kepatuhan terhadap sistem peradilan di Indonesia.
-
Namun, hingga sidang adu bukti ini berlangsung, sosok mantan Wali Kota Solo tersebut belum menampakkan batang hidungnya di ruang sidang.
-
Laporan ini dipicu oleh narasi yang menuding Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebagai dalang di balik isu ijazah tersebut.
-
Roy Suryo menegaskan langkah hukum dan riset yang ia lakukan murni merupakan bentuk perjuangan konstitusional sebagai warga negara Indonesia.
-
LBH Muhammadiyah, bagian dari tim hukum Roy Suryo cs, menilai ada faktor non-teknis yang membuat kepolisian bertindak ekstra hati-hati.
-
Roy Suryo menduga pola yang terjadi serupa: penggunaan gelar sarjana hanya untuk mendongkrak citra di mata pemilih.
-
Polemik ini memanas setelah sejumlah loyalis Jokowi memberikan isyarat dalang di balik hiruk-pikuk isu ijazah tersebut adalah Partai Biru.
-
Dokter Tifa memberikan saran kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, terkait arah kebijakan pribadinya di tahun baru ini.
-
Ghufroni meminta Polri untuk menyelaraskan tindakan di lapangan dengan visi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
-
Kuasa hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, bereaksi keras terhadap pernyataan Jokowi yang mengaku enggan memaafkan tiga sosok misterius.
-
Mendengar pengakuan dari pihak yang selama ini berseberangan tersebut, Jokowi hanya menanggapi dengan tawa ringan.
-
Roy Suryo memilih lanjutkan proses hukum hingga ke persidangan karena meyakini ketidakabsahan ijazah S1 Fakultas Kehutanan UGM milik Jokowi.
-
Roy Suryo menilai ada tiga kebohongan besar dilakukan secara beruntun oleh pihak Jokowi dan relawan mengenai keberadaan fisik dokumen ijazah.
-
Roy Suryo menilai berbagai narasi yang dilontarkan Jokowi ke publik hanya sekadar upaya "cari panggung" dan justru menjadi sumber kegaduhan
-
Aryanto menilai durasi penyidikan yang berbulan-bulan dan ratusan barang bukti menunjukkan perkara ini bukan lagi sekadar kasus pidana murni.
-
Roy Suryo menilai pernyataan Jokowi soal kontradiktif dengan fakta hukum bahwa dokumen ijazah saat ini statusnya masih disita polisi.
-
Roy Suryo menegaskan ada atau tidaknya maaf dari pihak pelapor sama sekali tidak memengaruhi sikap maupun langkah hukum yang tengah ia tempuh.
-
Roy Suryo mengkritik keras adanya standar ganda dalam penegakan hukum di Indonesia terkait dugaan penggunaan ijazah palsu oleh pejabat publik.
-
Fickar menjelaskan secara prosedural, ketiadaan penahanan membuat penyidik tidak terikat oleh tenggat waktu yang ketat.
-
Relawan Jokowi, Andi Azwan dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran berita bohong dan pencemaran nama baik.
-
Oleh karena itu, hakim harus memfasilitasi pengujian dugaan ijazah palsu tersebut untuk memastikan fakta hukumnya.
-
Dokter Tifa menekankan bahwa dokumen yang asli dan autentik seharusnya dipaparkan secara gamblang tanpa hambatan prosedural.
-
Pihak Wagub Bangka Belitung, Hellyana belum menerima surat resmi terkait penetapan tersangka oleh Bareskrim Polri di kasus dugaan ijazah palsu.
-
Roy Suryo setelah mengklaim adanya ketidakcocokan informasi antara fakta persidangan di KIP dengan barang bukti yang dihadirkan penyidik.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved