Minggu, 24 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Viral

IDAI Kritik Rencana Susu Formula di Program MBG, Kepala BGN Dadan: Utamakan ASI

TRIBUNJAMBI.COM – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan penjelasan terkait kritik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)

Tayang:
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA/ist
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan penjelasan terkait kritik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengenai kemungkinan penggunaan susu formula dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

TRIBUNJAMBI.COM – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan penjelasan terkait kritik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengenai kemungkinan penggunaan susu formula dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ya, Dadan Hindayana menegaskan bahwa program MBG tidak menyediakan susu formula untuk bayi, karena pemerintah tetap menempatkan Air Susu Ibu (ASI) sebagai sumber nutrisi utama yang harus diprioritaskan.

“BGN tidak membuka opsi pemberian susu formula bayi karena ingin tetap mengutamakan ASI. Mohon hal ini dipahami dengan cermat,” ujar Dadan Hindayana dalam keterangan resminya, Jumat (22/5/2026).

Hanya Formula Lanjutan dan Formula Pertumbuhan

Menurut Dadan Hindayana, opsi yang tersedia dalam program MBG hanya mencakup formula lanjutan dan formula pertumbuhan, bukan susu formula untuk bayi usia dini.

Pemberian produk tersebut pun tidak dilakukan secara umum, melainkan harus berdasarkan kebutuhan gizi yang teridentifikasi di lapangan serta rekomendasi tenaga kesehatan.

Baca juga: Apakah Bensin Campur Etanol 5 Persen Pengaruhi Kendaraan? Pengguna Motor 2-Tak Perlu Waspada

Baca juga: Ada Bantuan Besar 20 Kg di Masa Kemarau Imbas El Nino Godzilla, Disalurkan dalam 2 Bulan ke Depan

Ia menjelaskan, keputusan penggunaan formula hanya dapat diberikan atas pertimbangan ahli gizi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau setidaknya berdasarkan evaluasi bidan dan petugas Puskesmas setempat.

“Minimal ada rekomendasi dari bidan atau puskesmas apabila ASI tidak mencukupi untuk mendukung pertumbuhan anak,” jelasnya.

Nutrisi Disesuaikan dengan Kebutuhan Ibu dan Anak

BGN juga membuka ruang intervensi nutrisi yang lebih fleksibel bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Menurut Dadan, jenis dukungan gizi akan disesuaikan dengan hasil diagnosis kondisi kesehatan dan kebutuhan nutrisi masing-masing penerima manfaat.

Berikut pembagian jenis formula yang dimaksud:

1. Formula Bayi (Tahap 1)

Diperuntukkan bagi bayi usia 0 hingga 6 bulan.

Formula ini secara umum dirancang menyerupai kandungan ASI dan biasanya digunakan sebagai sumber nutrisi utama bila memang dibutuhkan secara medis.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved