Rabu, 3 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Israel vs Iran

Iran Rayakan Idul Fitri di Tengah Kecamuk Perang

Perayaan lebaran di Iran berlangsung di tengah kecamuk perang yang hampir genap berlangsung empat pekan.

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Mareza Sutan AJ
ILUSTRASI TAKBIRAN IDULFITRI - Perayaan lebaran di Iran berlangsung di tengah kecamuk perang yang hampir genap berlangsung empat pekan. 

TRIBUNJAMBI.COM - Perayaan lebaran di Iran berlangsung di tengah kecamuk perang yang hampir genap berlangsung empat pekan.

Pemerintah Iran mengumumkan hari raya Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. 

Pengumuman ini disampaikan melalui televisi pemerintah.

Perang di Iran bermula dari serangan sepihak Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari, membuat Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei gugur.

Iran pun membalas serangan ke Israel dan fasilitas AS di negara-negara Teluk. Teheran juga menutup Selat Hormuz.

Selama perang yang hampir berlangsung empat pekan lamanya, lebih dari 1.000 hingga 2.300 orang tewas, termasuk ratusan warga sipil, wanita, dan anak-anak.

Baca juga: Harga Emas Antam Rp2.893.000 per Gram, Emas Global Merosot Imbas Perang AS Israel vs Iran

Baca juga: Wacana WFH 1 Hari dalam Seminggu untuk ASN dan Karyawan Swasta

Idul Fitri di Iran dan Irak

Keputusan jatuhnya Idul Fitri 2026 di sana dirilis oleh kantor Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei. 

Berdasarkan hasil pengamatan hilal, otoritas menyatakan bahwa periode puasa tahun ini akan digenapkan menjadi 30 hari.

"Jumat (20/3/2026) akan menjadi hari ke-30 bulan Ramadan yang diberkati," demikian pernyataan dari kantor Pemimpin Tertinggi Iran, yang kemudian diikuti dengan penetapan libur Idul Fitri sebagai tanda berakhirnya masa puasa.

Langkah Iran ini juga diikuti oleh Irak. Ulama Syiah terkemuka di Irak, Ayatollah Ali al-Sistani, mengeluarkan pengumuman serupa terkait penetapan 1 Syawal tersebut.

Perayaan Idul Fitri di Iran kali ini terasa berbeda karena berlangsung di tengah transisi kepemimpinan dan perang.

Mojtaba ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran bulan ini menggantikan ayahnya, Khamenei.

Selain perang, akhir Ramadan tahun ini juga bertepatan dengan Nowruz, yaitu perayaan Tahun Baru Iran yang diperingati pada saat ekuinoks musim semi. (*)

 


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Harga Emas Antam Rp2.893.000 per Gram, Emas Global Merosot Imbas Perang AS Israel vs Iran

Baca juga: Trump Kirim Ribuan Marinir ke Teluk, Bayang-bayang Vietnam Baru Menghantui

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved