Info Mudik
Jelang Idulfitri di Jambi: Armada Bus Bertambah, Truk Batu Bara Setop Dulu
Menjelang Idulfitri 1447 H/2026 M, pengelola bus menambah jumlah armada guna mendukung mobilitas masyarakat dari dan menuju Provinsi Jambi.
Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: Mareza Sutan AJ
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menjelang Idulfitri 1447 H/2026 M, pengelola bus menambah jumlah armada guna mendukung mobilitas masyarakat dari dan menuju Provinsi Jambi.
Kepala Terminal Tipe A Alam Barajo, Sugiyo, menyampaikan bahwa sebanyak 219 armada bus dari 15 perusahaan otobus telah disiapkan untuk melayani pemudik dengan berbagai tujuan di Sumatra hingga Pulau Jawa.
Beberapa rute yang diperkirakan mengalami peningkatan penumpang antara lain tujuan Pulau Jawa, Padang, dan Medan.
Selain armada utama, kendaraan cadangan juga telah disiapkan guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik.
“Dari jumlah tersebut kita prediksi tidak akan ada kekurangan armada, sehingga tidak ada penumpang yang terlantar atau tidak mendapatkan tiket,” katanya saat ditemui di kantornya, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa seluruh armada bus yang akan beroperasi telah melalui proses ramp check atau pemeriksaan kelayakan kendaraan.
Pemeriksaan tersebut meliputi aspek teknis maupun administrasi guna memastikan kendaraan layak digunakan.
“Bus yang kita siapkan ini sudah dinyatakan ter-ramp check dan ter-update laik jalan. Tidak ada masalah baik secara teknis maupun administrasi,” tuturnya.
Sugiyo menambahkan bahwa pihak terminal juga telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung bagi para penumpang.
Fasilitas tersebut antara lain ruang tunggu, toilet, area parkir, serta sistem keamanan berupa kamera pengawas atau CCTV.
“Untuk sarana dan prasarana di terminal sudah kita siapkan, seperti ruang tunggu yang layak, toilet, tempat parkir, serta pengamanan melalui CCTV,” jelasnya.
Untuk menjaga keamanan selama arus mudik, pengelola terminal juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat guna memastikan situasi tetap kondusif di area terminal.
Selain itu, Terminal Alam Barajo juga bekerja sama dengan Puskesmas Kenali Besar serta mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Kota Jambi untuk mengantisipasi jika ada penumpang yang membutuhkan penanganan medis.
Sugiyo menambahkan bahwa pihak terminal juga akan menggelar program mudik gratis untuk rute Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) pada Sabtu (14/3) mendatang.
Dalam kegiatan tersebut, pemeriksaan juga akan dilakukan terhadap para sopir bus dengan melibatkan sejumlah pihak, termasuk Badan Narkotika Nasional Provinsi, Jasa Raharja, serta tenaga medis dari puskesmas.
“Tahun kemarin hanya AKAP, tapi tahun ini ada juga AKDP untuk melayani wilayah di Provinsi Jambi, sementara AKAP untuk tujuan Pulau Jawa,” ujarnya.
“Nanti saat posko angkutan Lebaran dimulai, BNNP akan melakukan tes narkoba kepada sopir. Jasa Raharja dan tenaga kesehatan juga ikut melakukan pemeriksaan kesehatan.
"Sopir adalah ujung tombak keselamatan penumpang, jadi kita pastikan mereka dalam kondisi sehat,” sambungnya.
Terkait jumlah penumpang, Sugiyo menyebutkan bahwa dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan yang cukup signifikan.
Pada H-12 sebelum Lebaran tercatat sekitar 430 penumpang, sementara pada H-11 jumlahnya hampir mencapai 500 penumpang.
Padahal pada hari normal, jumlah penumpang rata-rata hanya sekitar 250 orang per hari.
Jumlah armada bus yang disiapkan tahun ini juga meningkat sekitar lima persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Penambahan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan penumpang, termasuk adanya kebijakan work from home yang memungkinkan masyarakat melakukan perjalanan mudik lebih awal.
“Artinya sudah terjadi peningkatan hampir 100 persen dibanding hari normal,” ucapnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar memilih bus yang telah lulus ramp check demi keamanan selama perjalanan.
“Kami mengimbau calon penumpang agar menggunakan bus yang memiliki stiker ramp check yang ditempel di kaca depan kiri bawah.
"Jika stiker itu ada, berarti secara teknis kendaraan tersebut aman untuk perjalanan,” pungkasnya.
Setop Batu Bara
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jambi berencana menghentikan sementara aktivitas angkutan batubara selama puncak arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 H.
Gubernur Jambi, Al Haris, mengatakan kebijakan tersebut merujuk pada surat edaran dari Menteri Perhubungan mengenai pembatasan operasional angkutan batubara.
Kata gubernur, penyetopan itu berlaku mulai tanggal 13--29 Maret 2026.
“Kita sudah mendapatkan edaran dari Menteri Perhubungan bahwa memang kita untuk kendaraan sejak tanggal 13 sampai tanggal 29 itu tidak ada lagi angkutan-angkutan batu bara,” katanya.
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil untuk memastikan kelancaran arus mudik serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat selama periode Lebaran.
“Ya, masyarakat yang ingin kepergian baik dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera, dari Sumatera ke Pulau Jawa dan juga ke Pulau lainnya. Artinya pemerintah fokus agar harus mudik lancar,” jelasnya.
Al Haris berharap dengan kebijakan tersebut arus mudik maupun distribusi barang dapat berjalan lancar tanpa kendala di lapangan.
“Kita berharap Idulfitri tahun ini lancar semua. arus orang, arus barang, arus mudik semuanya lancar ya sehingga tidak ada kendala di lapangan nanti,” harapnya.
Selain itu, Pemprov Jambi juga mewaspadai ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU.
Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gangguan pasokan akibat situasi global.
“Nah, mudah-mudahan selama hidup ini lancar semuanya. SPBU menyediakan minyak-minyak tidak ada yang terganggu nanti para pengemudi pengendara yang akan pulang ke pengamannya,” pungkasnya.
Harga BBM Subsidi tidak Naik
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa harga BBM subsidi, yakni Pertalite (RON 90) dan Biosolar, dipastikan tidak akan mengalami kenaikan setidaknya hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026.
Kepastian ini disampaikan setelah Kementerian ESDM melakukan koordinasi dengan sejumlah kementerian terkait guna menjaga stabilitas daya beli masyarakat di tengah gejolak harga minyak mentah dunia.
"Pemerintah kemarin kita juga melakukan pembahasan dengan Menteri Keuangan (Purbaya Yudhi Sadewa).
"Saya dapat memastikan untuk menyangkut subsidi BBM sampai dengan hari raya Insyaallah tidak ada kenaikan apa-apa," tegas Bahlil di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (10/3).
Meski harga minyak mentah global saat ini mengalami kenaikan akibat situasi geopolitik, Bahlil menyatakan pemerintah siap menanggung dampaknya.
Apabila harga minyak dunia terus meningkat, pemerintah membuka kemungkinan menambah alokasi anggaran subsidi untuk menjaga harga BBM tetap stabil di dalam negeri.
"Jadi negara hadir untuk memastikan bahwa sekalipun ada kenaikan harga minyak mentah dunia, tapi untuk subsidi tetap sama, tidak ada kenaikan harga.
"Ya kalau terus terjadi (kenaikan harga dunia), pasti dampaknya di anggaran pemerintah akan menambah anggaran untuk subsidi," jelasnya.
Selain memperkuat alokasi subsidi, pemerintah juga berupaya mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dengan mempercepat pengembangan energi nabati sebagai solusi jangka panjang.
(Tribunjambi.com/Syrillus Krisdianto)
Baca juga: 3 Warga Jambi Korban Job Scam Kamboja Dijadwalkan Pulang, 9 Masih Berharap
Baca juga: Terdakwa Korupsi Lampu Jalan Kerinci ini Akui tak Dapat Fee agar Dibebaskan
Baca juga: Kepala Pengamanan Lapas Sarolangun dan 22 Warga Binaan Positif Narkoba
| Jalur Alternatif Jambi-Palembang untuk Antisipasi Macet Arus Balik Idulfitri |
|
|---|
| Cerita Pemudik asal Sijunjung Terhibur Mudik Sambil Lihat Pawai Obor di Jambi |
|
|---|
| Daftar Tiga Titik Jalan Nasional Rawan Kecelakaan di Muaro Jambi |
|
|---|
| Daftar Harga Tiket untuk Penumpang hingga Truk di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal |
|
|---|
| Inilah Rute Mudik Gratis 2026 dalam Provinsi Jambi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ilustrasi-truk-batu-bara-dan-bus-mudik-10032026.jpg)