Selasa, 28 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kebakaran di Kota Jambi

Kembang Api atau Korsleting Listrik? Penyebab Kebakaran 7 Rumah di Solok Sipin Jambi

Korsleting listrik atau kembang api ditengarai jadi penyebab kebakaran di  RT 20 Kelurahan Solok Sipin, Kota Jambi pada Selasa (3/3/2026)

Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri
KEBAKARAN - 7 rumah di RT 20 Kelurahan Solok Sipin, Kota Jambi terbakar pada Selasa (3/3/2026) sore. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Korsleting listrik atau kembang api ditengarai jadi penyebab kebakaran 7 rumah di  RT 20 Kelurahan Solok Sipin, Kota Jambi pada Selasa (3/3/2026) sore. 

Kebakaran hebat yang terjadi sekira pukul 15.00 WIB ini melalap 7 rumah bangunan permanan dan nonpermanen, selain itu 4 rumah juga dilaporkan rusak.

Kondisi angin kencang dan bangunan non permanen membuat api dengan cepat menjalar dan menghanguskan rumah warga itu.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Afandi mengatakan bahwa pihaknya mengalami kesulitan dalam proses pemadaman karena banyak warga yang ingin menyaksikan. 

"Saat kami sampai di lokasi api sudah sangat besar," ujarnya. 

Dari investigasi awal yang dilakukan Mustari mengatakan bahwa api berasal dari salah satu rumah kosong yang ada di lokasi kejadian.

"Yang asal apinya belum diketahui, apakah dari instalasi listrik penghuni rumah yang dahulu. 

Namun ada juga informasi yang mengatakan ada yang bermain kembang api tapi itu juga belum pasti," jelasnya. 

Baca juga: Kebakaran Hebat Landa Solok Sipin, Warga Tak Sempat Selamatkan Harta Benda

Baca juga: Kronologi Detik-detik Pemotor Tabrak Pohon Tumbang di Depan GOR Kota Baru

Mustari mengatakan kondisi cuaca yang panas juga menyebabkan api cepat membesar dan merambat ke sejumlah bangunan di sekitarnya. 

Selain itu banyaknya warga yang menonton pemadaman dan smepitnya akses jalan membuat petugas kesulitan mengakses lokasi kebakaran.

Banyak juga warga yang liv (siaran langsung) dengan jarak dekat, ini mengganggu upaya pemadaman.

Api baru bisa padam setelah 1 jam 20 menit upaya pemadaman.

Dia menghimbau kepada warga agar lebih waspada dan berhati-hati dan tidak meninggalkan rumah dalam kondisi alat elektronik yang masih menyala.

"Pastikan betul bahwa kompor sudah mati dan anak-anak juga Jangan dibiarkan untuk bermain kembang api dan mercon itu bisa menjadi salah satu penyebab," ujarnya. (Tribunjambi.com/ Srituti Apriliani Putri)

 


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Pemprov Jambi Kucurkan Rp62,9 Miliar untuk THR ASN, Cair via Tarik Manual

Baca juga: Sepekan Lebih Layanan ATM dan M-banking Bank Jambi Belum Pulih, Warga Ngadu ke DPRD

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved