Kota Jambi Bahagia
Maulana Perkuat Program Keagamaan Lewat Bahagia Bersholawat dan Insentif Guru Agama
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat program keagamaan dan sosial masyarakat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung warga serta pengurus rumah ibadah lintas agama di Kota Jambi.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Jambi, Maulana, saat menghadiri Sosialisasi Kota Jambi Berkilau Haji, Selasa (12/5/2026).
Menurut Maulana, program “Kota Jambi Bahagia” tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat nilai religius dan spiritual masyarakat.
“Program Kota Jambi Bahagia juga memiliki sisi agamis dan religius. Karena itu kita siapkan sejumlah program untuk mendukung kehidupan beragama masyarakat Kota Jambi,” ujarnya.
Ia mengatakan, saat ini Pemkot Jambi tengah membentuk kepengurusan Bahagia Bersholawat mulai dari tingkat kota hingga kelurahan. Program itu diharapkan dapat menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Kota Jambi juga memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pengurus rumah ibadah dari berbagai agama. Bantuan tersebut diberikan kepada marbot, imam, bilal masjid, termasuk pengurus gereja, vihara, dan pura.
“Setiap rumah ibadah nantinya mendapat BPJS Ketenagakerjaan untuk tiga orang pengurusnya. Ini bentuk perhatian pemerintah kepada mereka yang mengabdikan diri di bidang keagamaan,” katanya.
Tak hanya perlindungan sosial, Pemkot Jambi juga menyiapkan insentif bagi guru ngaji, guru sekolah minggu, dan tenaga pengajar pendidikan agama lainnya sebagai dukungan terhadap pembinaan moral masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Pemkot Jambi bersama Bank Syariah Indonesia turut menyiapkan tabligh akbar yang akan menghadirkan Hilman Fauzi. Kegiatan tersebut juga menjadi ajakan bagi masyarakat untuk mulai merencanakan ibadah haji sejak dini.
Maulana menilai, panjangnya antrean keberangkatan haji membuat masyarakat perlu menyiapkan perencanaan lebih awal, salah satunya melalui tabungan haji di perbankan syariah.
“Kita ingin masyarakat memiliki niat dan semangat berhaji sejak sekarang. Mudah-mudahan nantinya diberi kesempatan menjadi tamu Allah,” tuturnya.
Ia berharap berbagai program tersebut dapat mendukung terwujudnya Kota Jambi yang tidak hanya berkembang dari sisi pembangunan, tetapi juga kuat dalam kehidupan religius dan sosial masyarakat.
Baca juga: Kejanggalan dalam Rekonstruksi Pembunuhan Indra Kusuma di Pinang Merah Kota Jambi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Bahagia-Bersholawat.jpg)