Ratu Sunda, Pepes dan Nasi Bakarnya Menggugah Selera
HARUM dan sedap, itulah aroma yang langsung tercium ketika dua porsi olahan nasi bakar dengan varian menu berbeda tersaji di atas meja
Penulis: wahid | Editor: Deddy Rachmawan
HARUM dan sedap, itulah aroma yang langsung tercium ketika dua porsi olahan nasi bakar dengan varian menu berbeda tersaji di atas meja makan, Jumat (12/4) sore. Nasi yang masih hangat terbungkus daun pisang yang agak kecoklatan sehabis dipanggang memang cukup ampuh menggugah selera di sore yang cukup cerah itu. Belum lagi ayam dan nila bakar yang dihidangkan mendampingi nasi lengkap dengan sayur asam, lalapan dan sambal terasi. Semua disajikan diatas piring rotan yang didasari daun, sehingga nuansa Jawa Barat langsung muncul seiring menu tersebut tersaji.
Ya, selain terkenal dengan gadis geulisnya, Jawa Barat memang diakui memiliki aneka kuliner yang enak dan unik, diantaranya bermacam jenis olahan pepes, nasi timbel maupun nasi bakar. Nah, bagi Anda pecinta masakan Sunda tersebut tak perlu jauh‑jauh lagi pergi ke Bandung atau Bogor karena sekarang olahan khas Jawa Barat itu dapat Anda temui di Jambi. Ratu Sunda, itulah nama yang terpampang di muka rumah makan yang terletak di kawasan Talang Banjar ini.
Selain paket nasi bakar dan nasi timbel, Anda juga dapat menjumpai beberapa varian pepes, diantaranya pepes tahu, pepes teri, pepes peda hingga pepes jamur. Semuanya disajikan masih dalam kondisi terbungkus daun pisang, dan ketika dibuka tampilan pepes berselimut bumbu khas yang digunakan pun tampak.
Tak lengkap rasanya bila bicara masakan Sunda tanpa memasukkan ikan asin dan pete di dalamnya. Ya, di rumah makan ini ada empat olahan ikan asin plus pete goreng maupun bakar. Siomay, batagor, karedok, gado‑gado tumis kangkung juga dapat Anda minta di sini. Ide untuk membuat rumah makan berkonsep masakan Sunda ini merupakan hasil karya Hany Liem, pendiri sekaligus pemilik RM Ratu Sunda.
Menurutnya, jumlah penggemar masakan Sunda di Jambi cukup banyak, baik warga keturunan Jawa Barat yang ada di Jambi maupun masyarakat yang sekedar suka karena pengalaman. Terlebih rumah makan yang berkonsep masakan Sunda masih cukup jarang di Jambi, sehingga sesuai namanya, Ratu Sunda diharapkan menjadi ratunya masakan Sunda di Jambi.
"Saya sendiri keturunan Sunda, dan saya suka masak‑masakan sejak kecil. Jadi kenapa tidak buat masakan khas Sunda saja, di Jambi peminatnya juga cukup banyak saya lihat," papar ibu dua anak ini.
Rasa olahan ayam bakar ini terasa gurih karena sebelum melalui proses pembakaran, ayam dimasak terlebih dahulu dengan cara diungkep. Setelah diungkep, barulah ayam dibakar dengan racikan bumbu lainnya sehingga menghasilkan rasa gurih yang menyatu dengan bumbu. Nah, ada empat olahan nasi bakar yang bisa Anda coba untuk menyantap beragam lauk, yakni nasi bakar biasa, nasi bakar teri, nasi bakar peda, dan nasi bakar ayam.
Untuk mendapatkan beragam menu tersebut, Anda tak perlu merogoh kocek terlalu dalam karena seporsi nasi bakar hanya dibandrol Rp 5 ribu saja. Olahan ayam mulai Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu per potong. Namun bila ingin lebih praktis, Anda dapat meminta menu paket. Ada empat paket yang ditawarkan, salah satunya paket nasi bakar ayam. Dengan Rp 20 ribu saja Anda sudah mendapatkan Nasi bakar, ayam (goreng/bakar), tempe, tahu, ikan asin, lalapan, sambal, dan sayur asem.
Anda dapat menemukan Ratu Sunda di jalan Orang Kayo Hitam nomor 29, Talang Banjar. Rumah makan ini menyatu dengan Minimarket Citra Media, tepatnya di lantai dua minimarket tersebut. Rumah makan ini buka setiap hari, mulai pukul 11 pagi hingga 9 malam untuk hari Senin sampai Jumat, dan pukul 11 pagi hingga pukul sepuluh malam untuk weekend. (wahid nurdin)