Idul Adha di Jambi
Ketersediaan Hewan Kurban di Batang Hari 2026 Aman, Domba Masih Defisit
Jelang Idul Adha, ketersediaan hewan kurban di delapan kecamatan secara umum berada pada kondisi surplus, terutama untuk sapi, kerbau
Penulis: Khusnul Khotimah | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Batang Hari memastikan ketersediaan hewan kurban tahun 1447 Hijriah ditahun 2026 ini dalam kondisi aman, meskipun masih terdapat kekurangan pada hewan domba, Rabu (6/5/2026).
Berdasarkan dokumen resmi tertanggal 28 April 2026, ketersediaan hewan kurban di delapan kecamatan secara umum berada pada kondisi surplus, terutama untuk sapi, kerbau, dan kambing.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Peternakan di Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Batang Hari, Afrizal, menyampaikan bahwa kondisi tersebut masih terkendali dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Ia mengatakan, secara keseluruhan ketersediaan hewan kurban masih dalam kategori aman.
"Untuk secara keseluruhan, ketersediaan hewan kurban kita dalam kondisi aman, terutama untuk sapi, kerbau, dan kambing," katanya.
Berdasarkan data, ketersediaan sapi mencapai 903 ekor dengan kebutuhan 609 ekor atau surplus 294 ekor. Sementara kerbau tercatat 378 ekor dengan kebutuhan 245 ekor, sehingga surplus 133 ekor.
Ia menjelaskan bahwa kondisi surplus juga terjadi pada komoditas kambing. Ia menyebutkan ketersediaan kambing mencapai 862 ekor, sedangkan kebutuhan 728 ekor.
"Untuk kambing juga masih surplus, jadi secara umum tidak ada kendala berarti," jelasnya.
Baca juga: Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bulog, Jamin Stabilitas Pangan dan Kamtibmas
Baca juga: Breaking News Pasca Investigasi, Menkes Budi Gunadi Kunjungi RSUD Tanjabbar Terkait Kematian dr Myta
Namun demikian, ia mengakui masih terdapat kekurangan pada komoditas tertentu, khususnya domba. Berdasarkan data, ketersediaan domba hanya 126 ekor dengan kebutuhan 199 ekor atau defisit 73 ekor.
Ia menuturkan bahwa defisit tersebut terjadi di beberapa kecamatan, seperti Maro Sebo Ulu, Mersam, dan Muara Bulian.
"Memang untuk domba masih kurang di beberapa wilayah, bahkan ada kecamatan yang belum memiliki populasi domba," jelasnya.
Selain itu, kekurangan juga tercatat pada komoditas kambing di Kecamatan Mersam dengan defisit sekira 70 ekor. Meski demikian, ia memastikan kondisi tersebut masih dapat diatasi.
Ia menegaskan bahwa distribusi antarwilayah maupun pasokan dari daerah lain menjadi solusi untuk menutup kekurangan tersebut.
"Kekurangan ini masih bisa kita antisipasi melalui distribusi dan pasokan dari luar daerah," tegasnya. (Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah)
Ikuti saluran Tribun Jambi di WhatsApp
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Breaking News Pasca Investigasi, Menkes Budi Gunadi Kunjungi RSUD Tanjabbar Terkait Kematian dr Myta
Baca juga: Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bulog, Jamin Stabilitas Pangan dan Kamtibmas
| Tangis Histeris Siswi Rambutnya Dipotong Guru Meski Pakai Kerudung, Ortu Bawa Jalur Hukum |
|
|---|
| Polda Jambi Perkuat Sinergi dengan Bulog, Jamin Stabilitas Pangan dan Kamtibmas |
|
|---|
| Gaji Tetap Cair Meski Ditahan KPK, Ajudan Bupati Tulungagung Dwi Yoga Jadi Sorotan |
|
|---|
| Kasus Korupsi PT PAL di Jambi, Jaksa Tuntut Bengawan Kamto 6 Tahun Penjara dan Denda Rp200 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/06052026-sapi.jpg)