Breaking News:

Bank Salah Kirim Uang Rp 51 Juta, Ardi Sudah Terlanjur Gunakan Uangnya Kini Nasibnya Menyedihkan

Ardi Pratama (29), warga Manukan Lor Gang I, Surabaya, Jawa Timur jadi korban salah transfer dari perusahaan perbankan.

grid.id
Bank Salah Kirim Uang Rp 51 Juta, Ardi Sudah Terlanjur Gunakan Uangnya Kini Nasibnya Menyedihkan 

TRIBUNJAMBI.COM, SURABAYA - Ardi Pratama (29), warga Manukan Lor Gang I, Surabaya, Jawa Timur jadi korban salah transfer.

Gegara terima uang yang salah transfer sebesar Rp 51 juta, kini ia harus berurusan dengan hukum.

Ardi terancam masuk penjara gara-gara salah transfer uang di BCA yang masuk ke rekeningnya.

Pria yang berprofesi sebagai makelar mobil mewah kini menjadi terdakwa atas kasus salah transfer dana yang terjadi pada 17 Maret 2020 lalu, senilai Rp 51 juta.

Dalam bukti lembar mutasi, diketahui terdapatuang senilai Rp 51 juta itu merupakan setoran kliring BI yang masuk ke dalam rekening Bank Central Asia ( BCA ) Ardi.

Ardi pun awalnya menyangka  jika uang yang masuk ke dalam rekeningnya itu merupakan komisi penjualan mobil mewah yang dijanjikan oleh pemilik mobil usai unitnya terjual.

"Uang itu memang digunakan oleh kakak saya. Ditransfer ke ibu saya untuk membayar hutang secara berkala. Nilainya sekitar 30 jutaan," kata Tio Budi Satrio, adik dari Ardi Pratama, Senin (22/2/2021).

Setelah itu, Ardi syok dengan kedatangan dua pegawai Bank BCA KCP Citraland yang mengonfirmasi jika uang senilai Rp 51 juta itu merupakan salah transfer.

"Kakak saya waktu itu mengakui, memang ada uang itu masuk ke rekeningnya. Tapi saat itu saya kira jika uang tersebut hasil komisi penjualan mobil," imbuhnya.

Karena mendapat informasi oleh pihak Bank BCA, Ardi akhirnya mengerti dan menyampaikan jika uang tersebut sudah dipakai dan berjanji akan menggantinya secara berkala.

Halaman
1234
Editor: Heri Prihartono
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved