Senin, 20 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kisah Militer

9 Perwira Muda Kopassus Dikirim Misi Rahasia ke Hutan Kalimantan, Temukan Hal Mengagetkan

Pesawat itu mengangkut beberapa perwira muda Kopassus untuk sebuah misi rahasia. Sembilan perwira muda Kopassus ini diterjunkan ke hutan-hutan yang

Editor: Duanto AS
Kompas.com
Penerjun Kopassus, pasukan elite TNI AD. 

TRIBUNJAMBI.COM - Kisah ini berawal pada 5 Desember 1972 pagi. Sebuah pesawat C-47 Dakota Skadron-2/AURI bertolak dari Lanud Supadio.

Pesawat itu mengangkut beberapa perwira muda Kopassus untuk sebuah misi rahasia.

Sembilan perwira muda Kopassus ini diterjunkan ke hutan-hutan yang jarang dijamah.

Ya, mereka dikirim ke hutan Kalimantan.

Mereka masih baru dan masih belum berpengalaman di medan tempur, namun memiliki pengetahuan tinggi.

Ilustrasi Kopassus
Ilustrasi Kopassus (Kolase/Tribun Jambi)

Perwira muda pasukan elite TNI AD ini dikirim untuk menghadapi pemberontak di Kalimantan kala itu.

Empat orang perwira remaja, yaitu Letda Inf Subagyo HS, Letda Inf Kirbiantoro, Letda Inf. Muchdi PR dan Letda Inf. S. Supriyadi akan diterjunkan di hutan dekat Desa Tanjung.

Meski baru lulus pendidikan para komando, sudah menjadi tradisi di Kopassus para prajurit muda itu diberi kesempatan menimba pengalaman tugas langsung di medan operasi.

Dilansir dari buku 'Sintong Panjaitan Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando' karya Hendro Subroto, tradisi ini pernah dialami sembilan perwira muda yang baru menyelesaikan pendidikan di Pusat Pendidikan Kopassandha (sekarang Kopassus) di Batujajar, Jawa Barat

Tak tanggung-tanggung, sembilan perwira muda Kopassus ini ditugaskan menghadapi pemberontak di Kalimantan kala itu

Empat orang perwira remaja, yaitu Letda Inf Subagyo HS, Letda Inf Kirbiantoro, Letda Inf. Muchdi PR dan Letda Inf. S. Supriyadi akan diterjunkan di hutan dekat Desa Tanjung.

Selanjutnya mereka akan bergabung dengan Yonif 515 yang bermarkas induk di Jember, Jawa Timur.

Para remaja itu akan memulai tugas pertempuran sebagai komandan pleton pada pasukan infantri.

Sementara itu, lima orang perwira remaja lainnya, masing-masing Lettu Inf Torang Tobing, Lettu Inf Niko Tumatar, Lettu Inf Edward Simbolon, Letda Inf Istiarto dan Lettu Johanes Bambang, akan ditempatkan di hutan dekat desa Paloh mereka bergabung dengan Satgas-42

Pada tanggal 5 Desember 1972 pagi hari, pesawat C-47 Dakota Skadron-2 / Angkut Ringan AURI bertolak dari Pangkalan Udara (Lanud) Supadio, Pontianak, menuju hutan di Sektor Barat Kalimantan Barat dekat daerah perbatasan.

Penerjun TNI
Penerjun TNI (Kompas.com)

Mengingat hutan di daerah itu masih terdapat aktivitas gerombolan komunis Serawak, maka Komandan Satgas 42/Kopassandha Mayor Sintong Pandjaitan memerintahkan agar disediakan pasukan pengamanan.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved