Sabtu, 11 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Pemenang Perang India Vs Pakistan Terungkap, Begini Kata Analis

Empat hari setelah kesepakatan gencatan senjata pada 10 Mei, India dan Pakistan kembali "bertempur"  lewat narasi dan propaganda.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Anadolu/py
PERANG: Ilustrasi pasukan India. Sebanyak 26 wisatawan terbunuh dalam serangan berdarah di Pahalgam, Selasa (22/4/2025) lalu dikhawatirkan picu perang antara India dan Pakistan. (foto: Anadolu/py) 

TRIBUNJAMBI.COM - Empat hari setelah kesepakatan gencatan senjata pada 10 Mei, India dan Pakistan kembali "bertempur"  lewat narasi dan propaganda.

Masing-masing negara mengklaim kemenangan, tetapi analisis menunjukkan bahwa India-lah yang unggul secara strategis dan militer.

Konflik dimulai usai pembantaian 26 warga sipil di Pahalgam, Kashmir yang dikelola India, pada 22 April.

India menuduh kelompok bersenjata Front Perlawanan (TRF) yang didukung Pakistan sebagai pelakunya.

 Meski Islamabad membantah, Perdana Menteri Narendra Modi bersumpah untuk membalas.

India membuktikan janjinya. Pada 7 Mei, rudal-rudal India menghantam sasaran di Kashmir yang dikelola Pakistan dan empat lokasi penting di provinsi Punjab  jantung ekonomi dan militer Pakistan.

Ini adalah kali pertama sejak perang 1971, India menyerang sedalam itu ke wilayah Pakistan.

Dalam dua hari berikutnya, India bahkan meluncurkan serangan drone hingga ke Lahore dan Karachi, menunjukkan kemampuan serangan presisi jarak jauh.

India juga menghantam tiga pangkalan udara Pakistan yang lebih dalam dibanding sasaran yang mampu dijangkau Pakistan.

 Menurut analis Walter Ladwig dari King's College London, ini adalah pelanggaran serius terhadap pertahanan Pakistan dan menunjukkan bahwa India berhasil mengubah kalkulasi pertahanan lawan.

Meski Pakistan mengklaim berhasil menembak jatuh beberapa jet India, termasuk Rafale, India tetap bungkam.

 Namun, kerugian simbolis semacam itu tak menandingi keberhasilan operasional yang dicapai India.

Serangan balasan Pakistan pun terbatas dan tidak menyentuh pusat-pusat vital India, berbeda dengan serangan India yang menjangkau jantung militer Pakistan.

Di forum internasional, India juga berhasil mengangkat kembali isu “terorisme lintas batas” yang dilakukan kelompok berbasis Pakistan.

“India berhasil mengembalikan fokus dunia pada tanggung jawab Pakistan terhadap kelompok militan,” kata Ladwig.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved