Jumat, 10 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Pembunuh Warga Tanjung Sari tak Menyangka Teman Sendiri yang Ditikam

Hingga saat ini polisi baru berhasil mengamankan satu tersangka, yaitu Peri Pramuji (20).

Penulis: Muzakkir | Editor: Nani Rachmaini

Laporan Wartawan Tribunjambi, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -- Terkait kasus pembunuhan yang dilakukan oleh sekelompok orang di kawasan Jambi Timur Kota Jambi, hingga saat ini polisi baru berhasil mengamankan satu tersangka, yaitu Peri Pramuji (20).

"Pelaku sudah kita amankan beberapa jam setelah kejadian," kata Kasubag Humas Polresta Jambi.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Sri mengatakan bahwa menurut pelaku, dia bukan orang yang membunuh, namun ikut menikam korban atas nama Suprianto alias Muh. Sementara membunuh korban atas nama Dedi ‎Destrian tidak tahu siapa.

"Kita sudah memeriksa pelaku, dia tidak mengaku membunuh korban, namun hanya salah tikam. Kata tersangka, dia tak sengaja menikam korban Muh. Sebab Muh sendiri masuk dalam geng mereka," imbuhnya.

Lantas bagaimana dengan saksi-saksi yang telah dimintai keterangan? Menurut Sri, pihaknya telah memeriksa enam saksi. Dari semua keterangan saksi, pelaku pembunuhan Dedi merupakan Peri Pramuji.

"Kata teman-temannya yang nusuk Dedi ialah Peri, namun Peri tidak mengakui itu. Meski demikian, kami tetap akan memeriksa tersangka, dan kami akan cocokkan darah yang ada dipakaian korban dengan darah yang ada dipisau Peri sendiri. Apabila darah itu adalah darah Dedi, maka pelaku pembunuhan Dedi adalah Peri," jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, tiga pemuda warga RT 24 Kelurahan Tanjung Sari atas nama Dedi ‎Destrian (20),, M Syafiq Ramadhan (17) dan Supriyanto (20) ditikam secara membabi buta oleh sekelompok orang tak dikenal dikawasan Darah Petak, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi.

Akibat serangan dengan menggunakan senjata tajam itu, satu korban atas nama Dedi Destrian (20) meninggal dunia.

Kapolresta Jambi melalui Kasubag Humas Polresta Jambi AKP Sri Kurniati mengatakan bahwa kejadian itu terjadi pada Minggu (14/2) sekitar pukul 03.00 dinihari.

Menurut Sri, ketiga warga Tanjung Sari itu sedang mengendarai sepeda motor, namun ketika sampai di TKP, ketiganya ditusuk secara membabi buta oleh pelaku dengan menggunakan sebilah pisau.

Ketiga warga itu, lanjut Sri, mengalami luka serius, seperti Safik yang mengalami luka tusuk dada kanan atas dan Suprianto alias muh juga mengalami luka tusuk lengan. Sementara Dedi meninggal akibat luka tusuk pada dada kanan atas dan tembus hingga punggung, sementara dua orang lainnya hanya mengalami luka serius.

"Dedi meninggal di tempat, dan dua temannya masih dirawat secara intensif di rumah sakit," jelas Sri. (*)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved