Sabtu, 18 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Advertorial

Antisipasi Kemarau, Kesiapan Multipihak di Sarolangun Hadapi Karhutla Terus Diperkuat

Memasuki periode peralihan menuju musim kemarau, risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai meningkat, terutama saat

Editor: Content Writer
TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA
Kolaborasi lintas pihak dalam kegiatan pencegahan karhutla di Sarolangun 

TRIBUNJAMBI.COM – Memasuki periode peralihan menuju musim kemarau, risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai meningkat, terutama saat curah hujan menurun dan kondisi lahan menjadi lebih kering serta mudah terbakar. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga memperkirakan musim kemarau tahun ini berpotensi datang lebih awal dan berlangsung lebih panjang di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi ini mendorong PT Kresna Duta Agroindo (KDA), anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food, untuk menggelar pelatihan dan sosialisasi pencegahan kebakaran lahan di Plakar Estate. Kegiatan ini diikuti sekitar 45 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah kecamatan, aparat keamanan, hingga perwakilan desa dan masyarakat. Turut hadir unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Sarolangun, Manggala Agni, serta tokoh masyarakat dan karang taruna desa.

Peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi, tetapi juga terlibat dalam diskusi interaktif serta pengenalan langsung terhadap sarana dan prasarana pencegahan kebakaran. Mulai dari sistem patroli, deteksi dini, hingga peragaan penggunaan peralatan pemadam diperkenalkan sebagai bagian dari kesiapsiagaan di lapangan.

Sebagai bagian dari penguatan sistem deteksi dini, PT Kresna Duta Agroindo juga memanfaatkan teknologi CCTV berbasis kecerdasan buatan (AI) yang terintegrasi dengan sirine dan lampu rotator. Teknologi ini memungkinkan indikasi kebakaran terdeteksi lebih cepat secara real time, sehingga respons di lapangan dapat dilakukan secara lebih sigap.

Pengenalan sarana dan prasarana pemadaman kepada peserta lintas pemangku kepentingan
Pengenalan sarana dan prasarana pemadaman kepada peserta lintas pemangku kepentingan (TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA)

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sarolangun, Dulmuin, menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam membangun kesiapan bersama menghadapi potensi musim kemarau. “Ini merupakan kegiatan yang sangat baik. Di saat kondisi masih ada hujan, kita sudah bersiap. Ibaratnya sedia payung sebelum hujan, sehingga ketika kondisi panas ekstrem terjadi, semua pihak sudah siap,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Manggala Agni Sumatera XIII/Sarolangun, Harry, menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat sebagai garda terdepan pencegahan kebakaran. “Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Pencegahan kebakaran bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi perlu dilakukan bersama,” katanya.

Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Bathin VIII, Aipda Muhammad Amin, berharap kolaborasi lintas pihak ini dapat terus berlanjut, sehingga tidak hanya memperkuat upaya pencegahan, tetapi juga meminimalkan potensi permasalahan hukum akibat kebakaran lahan.

Selain memperkuat pemahaman, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menyatukan peran antarpemangku kepentingan. Pemerintah, aparat, perusahaan, dan masyarakat memiliki peran masing-masing yang saling melengkapi, mulai dari edukasi, pengawasan, hingga penanganan di lapangan.

Region Controller PT Kresna Duta Agroindo, Defry Yosnedi, menyampaikan bahwa kesiapan perlu dibangun secara berkelanjutan. “Melalui inisiatif ini, kami berharap risiko karhutla dapat ditekan sejak dini dengan memperkuat sumber daya, sistem, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kesiapan yang dibangun bersama diharapkan dapat membantu seluruh pihak bergerak lebih cepat dan terkoordinasi dalam menghadapi potensi kebakaran di lapangan. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan terus diperkuat sebagai langkah bersama dalam menjaga wilayah tetap aman dari risiko karhutla, serta mendorong peran aktif seluruh pemangku kepentingan dalam pencegahan karhutla.

 

 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved