Advertorial
Angkutan Batu Bara Sebabkan Jalan Rusak dan Macet, Edi Purwanto Dukung Pembangunan Jalan Khusus
Pentingnya keberadaan jalan khusus untuk mendistribusikan batu bara terus mengemuka lantaran semakin kompleksnya problem akibat angkutan emas hitam
TRIBUNJAMBI.COM - Pentingnya keberadaan jalan khusus untuk mendistribusikan batu bara terus mengemuka lantaran semakin kompleksnya problem akibat angkutan emas hitam yang melewati jalan umum.
Terbaru, anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto menyuarakan dukungannya terhadap upaya membangun jalan khusus untuk angkutan batu bara.
Edi menjelaskan, jalan umum tidak boleh digunakan untuk angkutan baru bara.
Ketentuan pula lah, kata Edi, yang membuat Menteri Pekerjaan Umum tidak bersedia mengalirkan dana untuk perbaikan jalan yang di atasnya masih melintas armada emas hitam.
"Pak Menteri PU bilang, selama jalan umum masih dilewati angkutan batu bara, maka Kementerian PU tidak akan mengucurkan dana untuk perbaikan jalan umum itu. Karena jelas, jalan umum tidak bisa dilewati angkutan batu bara," kata Edi seusai mengikuti Rapat Paripurna Peringatan HUT Ke-69 Provinsi Jambi di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (6/1/2026).
Karena itulah, Edi menyatakan pentingnya keberadaan jalan khusus untuk angkutan emas hitam tersebut untuk meminimalisir berbagai masalah yang terjadi di jalan umum.
Adapun sejumlah problem yang timbul akibat angkutan batu bara melintas di jalan umum, seperti kemacetan dan rusaknya jalan.
"Saya dari Komisi V (DPR) tentu mendukung jalan khusus untuk angkutan batu bara," ujar anggota DPR Daerah Pemilihan Provinsi Jambi ini.
Sejauh ini, ada dua perusahaan yang membangun jalan khusus angkutan batu bara di Jambi. Keduanya adalah PT Sinar Anugerah Sukses an PT Intitirta Prima Sakti.
Masih ada satu perusahaan lagi yang telah menyatakan keinginan untuk membangun jalan khusus angkutan batu bara, meskipun hingga kini belum berjalan. Perusahaan itu adalah PT Putra Bulian Properti.
Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga sebelumnya telah mengeluarkan rekomendasi untuk mendorong para pengusaha batu bara di Jambi agar mempercepat pembangunan jalan khusus untuk angkutan batu bara.
Ditjen Bina Marga menyebut banyak jalan di Jambi yang rusak lantaran angkutan batu bara masih melintas, bahkan dengan beban melebihi ketentuan.
Apabila kondisi jalan itu harus diperbaiki, hal itu pun membutuhkan anggaran yang sangat besar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Yyyy.jpg)