Kunci dan Jawaban
Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Halaman 54 : Bertafakur
Berikut kunci jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti atau PAI untuk kelas 7 SMP Kurikulum Merdeka.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM - Berikut kunci jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti atau PAI untuk kelas 7 SMP Kurikulum Merdeka.
Pembahaan kunci jawaban PAI Kelas 7 SMP yang akan dibahas yaitu bagian Aktivitas 3.2 Mari Bertafakur pada BAB 3 Menghadirkan Salat dan Zikir dalam Kehidupan halaman 54.
Dalam bab ini, siswa kelas 7 SMP diharapkan mampu menghubungkan hakikat salat dan zikir dalam mencegah perbuatan keji dan munkar.
Mari Bertafakur
Bacalah uraian di bawah ini untuk dijadikan renungan!
Kalian tentunya sudah tahu bahwasannya agama merupakan pondas hidup manusia sehari-hari. Dalam agama Islam, salat merupakan tiang agama. Maksudnya adalah salat itu sebagai pilar penyangga yang mengokohkan keislaman, yang wajib dilaksanakan lima kali dalam sehari semalam.
Islam ibaratnya sebuah bangunan. Syahadat sebagai pondasinya, salat sebagai tiang-tiangnya, dan dakwah sebagai atap yang melindunginya. Jika pondasi bangunan itu kokoh, atapnya pun bagus, tapi tiang-tiangnya roboh atau tidak ada, bagaimana kira-kira bangunan itu? Begitu pula dengan bangunan keberagamaan kita. Al-Baihaqi meriwayatkan sebuah hadis, ”Salat itu adalah tiang agama (Islam), maka barang siapa mendirikannya maka sungguh ia telah mendirikan agama (Islam) itu dan barang siapa yang meninggalkannya maka sungguh ia telah merobohkan agama (Islam) itu.”
Zikir dimaknai dengan menyebut atau mengingat Allah Swt. Dengan zikir, seseorang dapat mengaitkan diri atau mengkomunikasikan keadaannya kepada Allah SWT. Dengan zikir, ia dapat menitipkan diri dan mengarahkan aktivitasnya kepada-Nya. Oleh karena itu, zikir dapat menenangkan hati. Maka berusahalah agar selalu berzikir kepada-Nya.
Begitu pula, orang yang berdoa selalu menyebut nama Allah SWT dan ingat kepada-Nya. Dengan berzikir, diharapkan orang yang selalu berdoa bergerak melakukan perbuatan baik.
Aktivitas 3.2
Setelah membaca uraian Mari Bertafakur di atas, tentu muncul pertanyaan dalam benak kalian. Silakan tulis 3 pertanyaan sebagaimana pada tabel berikut kemudian serahkan pertanyaan tersebut pada teman di samping kalian untuk dijawab!
Pertanyaan 1:
Mengapa salat disebut sebagai tiang agama dalam Islam, dan apa yang terjadi jika seseorang meninggalkan salat?
Pertanyaan 2:
Bagaimana hubungan antara zikir dan ketenangan hati menurut teks "Mari Bertafakur"?
Pertanyaan 3:
Apa peran doa dalam kehidupan sehari-hari sebagaimana dijelaskan dalam teks?
JAWABAN
-
Salat disebut sebagai tiang agama karena kedudukannya yang sangat penting dalam ajaran Islam. Dalam hadis Nabi Muhammad SAW, disebutkan bahwa salat adalah tiang agama, barang siapa mendirikannya maka ia telah menegakkan agama, dan barang siapa meninggalkannya maka ia telah merobohkan agama. Salat merupakan ibadah yang pertama kali dihisab di akhirat, dan menjadi pembeda antara orang yang beriman dan tidak.
Salat menghubungkan langsung seorang hamba dengan Allah SWT, tanpa perantara. Melalui salat, seorang Muslim menunjukkan ketaatan, ketundukan, serta penghambaan total kepada Tuhannya. Salat juga melatih disiplin waktu, membersihkan diri dari dosa, dan menjaga dari perbuatan keji dan mungkar.
Apabila seseorang dengan sengaja meninggalkan salat, maka itu merupakan dosa besar. Dalam pandangan sebagian ulama, meninggalkan salat bisa menjadikan seseorang keluar dari Islam jika dilakukan secara sadar dan terus-menerus. Selain itu, orang yang meninggalkan salat akan kehilangan keberkahan hidupnya, hatinya menjadi keras, dan jiwanya jauh dari ketenangan. Ia juga kehilangan kesempatan untuk meraih rahmat dan pertolongan Allah dalam hidupnya.
-
Dalam teks Mari Bertafakur, zikir dijelaskan sebagai salah satu bentuk ibadah yang mampu memberikan ketenangan hati. Zikir merupakan aktivitas mengingat Allah SWT dengan menyebut nama-nama-Nya, memuji-Nya, dan merenungi kebesaran serta nikmat-nikmat-Nya. Aktivitas ini dapat dilakukan dengan lisan, hati, maupun perbuatan.
Teks tersebut menekankan bahwa hati manusia sering kali dilanda kegelisahan, kecemasan, dan kebimbangan akibat tekanan hidup, kesibukan dunia, serta kurangnya kedekatan dengan Allah.
Dalam kondisi seperti ini, zikir menjadi media spiritual yang dapat menenangkan hati. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Al-Qur’an surah Ar-Ra’d ayat 28: "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang."
Zikir bukan hanya rutinitas lisan, tetapi bentuk kesadaran bahwa manusia selalu diawasi dan diberi nikmat oleh Sang Pencipta. Dengan berzikir, seseorang merasa lebih dekat dengan Allah, lebih ikhlas, dan lebih mampu menghadapi ujian hidup dengan tenang dan sabar.
-
Doa dalam teks Mari Bertafakur dijelaskan sebagai senjata orang mukmin dan sarana komunikasi yang paling intim antara manusia dan Tuhannya.
Doa memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari karena melalui doa, manusia menyampaikan harapan, keluhan, rasa syukur, dan permohonan kepada Allah SWT.
Doa menjadi penguat spiritual di tengah berbagai kesulitan hidup. Ketika seseorang menghadapi cobaan, ia merasa tidak sendiri karena meyakini bahwa ada tempat bergantung yang Maha Kuasa.
Doa juga memperkuat keyakinan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah, dan hanya kepada-Nya-lah kita berharap.
Selain itu, doa membantu seseorang menjaga harapan dan optimisme. Dalam situasi yang tidak pasti, doa adalah bentuk tawakal yaitu menyerahkan hasil kepada Allah setelah berusaha.
Dalam teks, dijelaskan pula bahwa doa yang disertai dengan keikhlasan dan keyakinan akan dikabulkan oleh Allah, meskipun mungkin tidak secara langsung atau tidak sesuai dengan waktu yang diinginkan manusia.
Doa juga menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk lemah yang sangat membutuhkan bimbingan dan kasih sayang Allah SWT dalam setiap aspek kehidupannya.
Disclaimer
1. Pembahasan di atas hanya sebagai referensi belajar.
2. Soal di atas merupakan pertanyaan terbuka. Artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku di atas.
3. Artikel ini tidak mutlak menjamin kebenaran jawaban.
Siswa dapat mengembangkan jawaban yang lebih baik.
Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Halaman 94 : Sujud Sahwi
| Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 199 200, Cerpen Janji Ayah |
|
|---|
| Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 180, Surat Resmi |
|
|---|
| Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 168, Menganalisa Ekonomi Maritim |
|
|---|
| Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 Halaman 135 : Sistem Pernafasan Manusia |
|
|---|
| Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 150 : Puisi Amir Hamzah "Laut" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/PAI-Kelas-7-Halaman-54.jpg)