Senin, 20 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Usai Dilantik Gubernur Jambi, Dedy Putra Siap Tangani PETI dan Defisit APBD Bungo

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bungo terpilih, Dedy Putra dan Tri Wahyu Hidayat, resmi dilantik oleh Gubernur Jambi Al Haris di Auditorium Rumah Din

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Ist
DILANTIK - Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bungo terpilih, Dedy Putra dan Tri Wahyu Hidayat, resmi dilantik oleh Gubernur Jambi Al Haris di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (26/5/2025). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bungo terpilih, Dedy Putra dan Tri Wahyu Hidayat, resmi dilantik oleh Gubernur Jambi Al Haris di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (26/5/2025).

Pelantikan ini dilakukan setelah Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 21 Tempat Pemungutan Suara (TPS), sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sengketa Pilkada Bungo. Dalam PSU tersebut, Dedy Putra unggul dan ditetapkan sebagai pemenang pilkada.

Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten untuk mempercepat pembangunan di Bungo.

“Bungo ini merupakan etalase Provinsi Jambi di wilayah barat, maka perlu segera dilakukan pembenahan,” ujarnya.

Baca juga: Diduga Malpraktik, Bocah di Kayu Aro Alami Luka Serius Saat Sunat, Keluarga Desak Keadilan

Al Haris juga meminta Bupati dan Wakil Bupati terpilih segera menyelesaikan persoalan-persoalan mendesak, seperti permasalahan tambang ilegal dan revitalisasi sektor pertanian.

Ia juga menekankan pentingnya merangkul seluruh elemen masyarakat pasca-pilkada untuk menjaga stabilitas pemerintahan.

Sementara itu, Bupati Bungo Dedy Putra menyatakan siap untuk bekerja cepat. Salah satu isu mendesak yang akan ditanganinya adalah persoalan tambang ilegal (PETI), yang akan dikoordinasikan bersama pihak kepolisian dan TNI.

“Kita akan segera bergerak mengatasi permasalahan ini bersama Polres, Kodim, dan Polda,” ujarnya.

Selain itu, Dedy mengungkapkan bahwa salah satu wilayah penghasil padi dengan luas lebih dari 1.000 hektare saat ini mengalami kerusakan parah. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk penanganan dan mitigasi.

Untuk program 100 hari kerja, Dedy berkomitmen membenahi kebersihan Kota Bungo dan memperbaiki kondisi pasar-pasar tradisional di wilayahnya.

Dedy juga menyinggung masalah defisit anggaran yang tengah dihadapi Pemkab Bungo. Ia menyebutkan saat ini APBD mengalami defisit sebesar Rp73 miliar, dengan potensi membengkak hingga Rp200 miliar.

Terkait ajakan Gubernur untuk merangkul rival politik, Dedy menyatakan tidak ada musuh dalam politik, hanya rivalitas yang telah usai setelah pemilihan.

“Ini seperti pertandingan bola, setelah selesai kita kembali berkawan dan berlatih bersama,” tutupnya.

Baca juga: Kloter Terakhir Berangkat, Ratusan Warga Batanghari Padati Aek Meliuk Lepas Calon Haji

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved