Berita Populer Hari Ini

Politik Jambi Terpopuler, CE dan ARB Saling 'Curi' Suara Jelang Musda DPD I Partai Golkar Juni 2025

Fenomena politik Jambi saling "curi" dukungan, terjadi jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi. 

Penulis: tribunjambi | Editor: asto s
Tribun Jambi
POLITIK JAMBI. Tribun Jambi edisi Kamis, 15 Juni 2025. Saling curi suara jelang Musda Golkar Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Fenomena politik Jambi saling "curi" dukungan, terjadi jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi. 

Agenda pemilihan ketua DPD  yang dijadwalkan pada Juni 2025, dinamika internal partai berlambang pohon beringin itu makin memanas.

Sampai saat ini, ada dua bakal calon kuat yang bakal bersaing berebut kursi ketua periode 2025-2030. Cek Endra (CE), petahana ketua yang juga mantan Bupati Sarolangun, dan Agus Rubiyanto (ARB) yang saat ini menjabat Bupati Tebo.

Informasi yang dihimpun Tribun Jambi, dukungan terhadap petahana, Cek Endra untuk kembali memimpin DPD Partai Golkar Jambi kian bertambah. Di sisi lain, dukungan terhadap Agus Rubianto berkurang.

Sumber Tribun menuturkan, dari delapan DPD II kabupaten/kota yang pada awalnya mendukung ARB, kini berbalik arah mendukung CE. 

Kini, kabarnya, hanya tersisa tiga DPD II yang masih berada di barisan Agus.

"Informasi yang saya dapat, hanya tinggal tiga DPD II yang masih di barisan Agus. Dua di antaranya, yakni DPD II Kota Jambi dan DPD II Kota Sungai Penuh. Satu lagi kabarnya Tebo. Tapi itu pun ketua dan sekretarisnya tak sejalan," ungkap sumber dari internal Partai Golkar.

Sumber Tribun juga mengungkapkan menguatnya posisi CE, tak lepas dari keberhasilannya melakukan lobi dan konsolidasi langsung ke DPP Partai Golkar.

Isu yang menyebutkan bahwa CE tak lagi mendapat dukungan pusat (DPP), bisa dipatahkan. Bahkan, menurut informasi yang beredar, DPP kini justru memberikan dukungan kembali kepadanya.

"Isu di internal, Agus sendiri sebenarnya tidak berambisi maju. Tapi ada pihak-pihak tertentu yang terus mendorong dengan maksud tertentu pula demi ambisi sekelompok orang. Agus didorong ke pusat dengan berbagai masukan yang tidak sesuai kenyataan," lanjut sumber tersebut.

Bukan hanya itu, gerilya politik yang dilakukan CE ke DPP pun dinilai efektif dalam membalikkan peta dukungan.

"Sementara ini memang dukungan ke CE terus menguat. Sementara Agus sepertinya 'masuk angin'," tambahnya.

Meski begitu, sumber tersebut mengatakan bahwa Agus Rubianto tetap memiliki peluang besar di masa depan, jika tetap berjiwa besar dan konsisten membangun jaringan di internal partai.

"Belum saatnya Agus jadi ketua. Peluangnya mungkin lebih besar jadi ketua pada periode selanjutnya," ujarnya.

Hasil Evaluasi Internal

Terkait fenomena politik tersebut, Sekretaris Dewan Pertimbangan (Seswantim) Partai Golkar Jambi, Yun Ilman, angkat bicara. 

Dia menilai hasil evaluasi internal serta komunikasi politik dengan berbagai elemen partai memperlihatkan bahwa sosok Cek Endra masih menjadi pilihan paling tepat untuk memimpin Golkar Jambi.

"Dari kajian dan roadshow yang dilakukan ke sejumlah elite DPP, mayoritas menyuarakan pentingnya keberlanjutan kepemimpinan. CE adalah sosok yang dianggap mampu menjaga soliditas, konsistensi program, dan arah politik Partai Golkar di Jambi,” ujar Yun Ilman, Senin (13/5).

Kata Yun, kepemimpinan CE selama ini telah terbukti, satu di antaranya dalam capaian Partai Golkar Jambi pada Pemilu 2024. 

Partai berlambang beringin ini memberi banyak kontribusi untuk kemenangan pasangan presiden dan wapres, Prabowo-Gibran, di Jambi, perolehan dua kursi DPR RI, serta dominasi dalam pilkada di berbagai daerah.

"CE terbukti mampu memimpin kemenangan Golkar di berbagai tingkatan. Karena itu, melanjutkan kepemimpinan beliau menjadi pilihan rasional dan strategis,” tegas Yun.

Akan LPj Dulu

Sebelum musyawarah daerah digelar, sebagai bagian dari proses internal, Dewan Pertimbangan Partai Golkar Jambi akan menggelar rapat pleno pada Selasa, 13 Mei 2025. 

Rapat ini akan merumuskan laporan akhir masa bakti 2020-2025, sekaligus mempertegas dukungan kepada Cek Endra sebagai calon ketua.

Sekretaris Dewan Pertimbangan (Seswantim) Partai Golkar Jambi, Yun Ilman, menyampaikan harapan agar musda mendatang dapat berjalan dengan lancar serta menjadi ajang konsolidasi kekuatan partai.

"Kami berharap musda menjadi ruang persatuan. Dan jika berkenan, kami berharap Bapak Bahlil Lahadalia hadir membuka acara sebagai bentuk dukungan moril dari DPP," tuturnya. 

17 Suara Menentukan

Informasi yang dihimpun Tribun Jambi, dari total 17 suara yang memiliki hak pilih dalam Musda nanti, sebanyak 14 suara kini disebut akan memberikan dukungan untuk Cek Endra.

Dukungan tersebut terdiri dari tiga suara struktur inti partai yakni Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pertimbangan, dan DPD I Golkar Jambi. Sementara itu, 11 suara lainnya berasal dari DPD II kabupaten/kota, serta organisasi pendiri dan sayap partai.

Lima DPD II yang sebelumnya sempat mendukung Agus Rubiyanto, kini dikabarkan telah berbalik arah dan disebut merapat ke barisan pendukung CE. Kembalinya dukungan dari DPD II ini semakin memperkuat posisi Cek Endra yang juga mendapat restu dari Dewan Pertimbangan Partai Golkar Jambi.

Daerah yang telah menyatakan dukungan untuk CE, di antaranya DPD II Muaro Jambi, Batanghari dan Bungo.

Sementara lima yang disebut berbalik mendukung Cek Endra yakni Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Sarolangun, Merangin dan Kerinci.

Tak hanya itu, sayap organisasi seperti AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar) dan KPPG (Kesatuan Perempuan Partai Golkar) yang memiliki 1 suara, serta ormas pendiri partai seperti MKGR, SOKSI, dan Kosgoro yang memiliki 1 suara  juga turut memberikan dukungan kepada Bupati Sarolangun dua periode tersebut.

Satu suara lainnya, yang berasal dari gabungan organisasi sayap AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia), MDI (Majelis Dakwah Islamiyah), HWK (Himpunan Wanita Karya), Al-Hidayah, dan Satker Ulama, hingga kini belum menyatakan dukungan secara resmi. Namun, banyak pihak memprediksi suara ini akan berlabuh ke Cek Endra, mengingat Ketua AMPI Provinsi Jambi adalah Khalid Syailendra, putra dari Cek Endra sendiri.

Sementara itu, Agus Rubiyanto kini hanya tersisa mendapat dukungan dari tiga DPD II, yakni Kota Jambi, Sungai Penuh, dan Tebo. Bahkan di Tebo, kabarnya terjadi perpecahan antara ketua dan sekretaris DPD II.

Dengan demikian peta sementara saat ini Cek Endra diprediksi mendapat 14 suara, sementara Agus Rubiyanto tiga suara.

Dengan konstelasi terbaru ini, posisi Cek Endra tampak semakin tak tergoyahkan. Ia dipandang sebagai figur yang mampu menjaga soliditas partai, serta terbukti membawa kemenangan Partai Golkar Jambi di berbagai momentum politik, termasuk Pemilu 2024. 

KAHMI Tebo ke ARB

Majelis Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) secara tegas mendukung Agus Rubiyanto, Bupati Tebo untuk maju sebagai calon Ketua DPD I Golkar Jambi.

Hal itu diketahui, setelah para alumni HMI mengadakan pertemuan dengan Bupati di ruang kerjanya, Senin (5/5) pagi.

Banyak pertimbangan para alumni HMI sehingga menyatakan dukungan kepada Agus Rubiyanto salah satu putra asal Kabupaten Tebo.

Syarfandi Ketua Umum KAHMI Tebo menyampaikan, dengan tegas mendorong saudara Agus Rubiyanto maju sebagai Ketua DPD I Golkar Provinsi Jambi.

Ia menilai, Agus sudah layak memimpin Golkar di Provinsi Jambi, sebab saat ini Agus Rubianto kepala daerah di Kabupaten Tebo. 

"Kita mendukung bapak Agus Rubiyanto 5 tahun mendatang sebagai Kepala Daerah, kita juga mendorong beliau untuk maju Golkar di Provinsi Jambi," tegasnya.

Sangat disayang jika KAHMI Tebo tak mendorong Agus Rubiyanto, sebab Agus sendiri merupakan salah satu putra terbaik Kabupaten Tebo.

"Kita sebagai masyarakat Tebo tentunya bangga ada putra daerah asal Tebo yang maju di DPD I Golkar, maka dari itu kita harus mendorong bapak Agus Rubiyanto,"ujarnya.

Ia meyakini, bahwa Agus Rubiyanto mampu bersaing pada Musda Golkar nanti, sehingga terpilih menjadi ketua Golkar Provinsi Jambi.

"Sangat optimis ya, bapak Agus menang pada Musda nanti," ujarnya.

Sementara itu, Agus Rubiyanto Bupati Tebo, menyebut sangat optimis bertarung memperebutkan kursi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Jambi.

"Insha Allah saya siap lahir dan batin untuk maju mencalonkan diri menjadi ketua DPD I Golkar Jambi dalam Musyawarah Daerah (Musda) nanti,"kata Agus Rubiyanto.

Agus menegaskan optimismenya tersebut selain karena telah mendapatkan dukungan dari 8 DPD II yang ada di Jambi, dirinya juga optimis mampu membesarkan Partai Golkar di Provinsi Jambi seperti yang sudah dilakukannya di Kabupaten Tebo.

"Alhamdulillah selama ini Partai Golkar selalu menjadi partai pemenang pemilu, baik itu di Pemilihan legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sampai saat ini, dan kita juga optimis bisa melakukannya untuk provinsi Jambi nantinya,"katanya.

Dirinya menyebut 8 DPD II yang memberikan dukungan yakni Kota Jambi, Kerinci, Sungaipenuh, Sarolangun, Merangin, Tebo, Tanjabtim dan Tanjabbar.

"Untuk selanjutnya kami menunggu arahan DPP untuk pelaksanaan Musda Golkar Provinsi Jambi," pungkasnya

Analisis Soal Kepiawaian 

Dosen Ilmu Politik Universitas Jambi, Nasuhaidi, mengatakan dinamika dukungan yang terjadi mencerminkan realitas politik internal Golkar yang sarat strategi dan manuver tingkat tinggi. Dalam politik, dukungan bisa berubah dalam hitungan detik.

Realitas tersebut terjadi, di mana dari delapan DPD II yang sebelumnya mendukung Agus Rubiyanto, sebagian besar telah kembali ke barisan pendukung Cek Endra.

Namanya politik bisa berbalik dalam hitungan detik. Sekarang lebih dari separuh DPD II yang sebelumnya mendukung Agus, telah balik arah ke CE. Mungkin ini karena adanya perjanjian internal atau juga karena pengaruh CE yang sudah lama berkiprah di tubuh Golkar.

Partai Golkar merupakan partai politik yang sudah mapan, dengan sistem kaderisasi yang terstruktur dan solid. Oleh karena itu, kecenderungan untuk mempertahankan kepemimpinan yang berkesinambungan sangat besar. 

Figur-figur senior lebih dominan dalam perebutan posisi strategis, dan menjadi tantangan berat bagi kader muda seperti Agus Rubiyanto untuk mendobrak dominasi tersebut.

Di Golkar, ketua cenderung berkesinambungan karena partai ini mapan dan memiliki sistem kaderisasi jelas. Maka ketika masih ada tokoh senior yang kuat, relatif sulit bagi kader junior untuk menduduki posisi ketua.

Pencalonan Agus Rubiyanto dalam Musda kali ini tidak sepenuhnya didorong oleh ambisi pribadi, melainkan merupakan cerminan dari kekecewaan sejumlah DPD II atas kepemimpinan sebelumnya, terutama dalam konteks Pemilu dan Pilkada 2024.

Pasti ada kerikil-kerikil yang membuat tidak nyaman sejumlah DPD II karena tidak terakomodasi oleh DPD I dalam proses politik sebelumnya. Hal itu bisa jadi latar belakang mengapa Agus dimajukan. Jadi, Agus ini maju bukan murni karena keinginannya, melainkan dorongan kelompok tertentu yang tidak puas.

Dengan kepiawaian Cek Endra dalam membaca peta internal, memulihkan kepercayaan, dan melakukan pendekatan politik ke pusat (DPP), peluang Agus untuk merebut posisi ketua kian mengecil.

Kemampuan konsolidasi internal CE cukup piawai. Dengan strategi dan jaringan yang ia punya, dia mampu membawa kembali suara-suara yang sebelumnya lari ke kubu lawan. Bahkan, CE juga mampu meyakinkan DPP untuk kembali memberikan restu. Apalagi di bawah kepemimpinan Cek Endra, Partai 
Golkar Jambi berhasil menjadi partai pemenang kedua di bawah PAN dalam Pemilu 2024, dan menunjukkan performa cukup kuat di berbagai tingkatan. 

Dengan capaian tersebut, menurut Nasuhaidi, tidak ada urgensi kuat untuk menggantikan CE sebagai Ketua DPD I. Golkar di bawah kepemimpinan CE berhasil mengamankan posisi signifikan dalam Pemilu 2024. Ini menjadi indikator bahwa kepemimpinannya cukup berhasil, sehingga tidak ada alasan yang cukup kuat untuk menggoyang posisinya. (tribun jambi/danang noprianto/sopianto)

Baca juga: 5 Berita Populer Jambi, Pemkot Gratiskan Biaya Pemakaman di TPU Pemerintah s/d Beras Plastik di BH

Baca juga: Mahasiswa UNJA Lolos Fully Funded Peringkat 1 pada IVEC Chapter Malaysia

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved