Senin, 4 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Inter Milan

Inter Milan Alami Tersingkir dari Coppa Italia dan Kehilangan Keunggulan di Serie A

Prospek musim Inter Milan berubah drastis dalam seminggu, karena Nerazzurri menderita tiga kekalahan berturut-turut, tersingkir dari Coppa Italia dan

Tayang:
Penulis: Zulkipli | Editor: Zulkipli
Instagram @m_arnautovic7
PEMAIN INTER MILAN - Marko Arnautovic di Inter Milan. Klub menyiapkan kontrak baru untuk sang penyerang menyusul peningkatan permonya di akhir musim. 

TRIBUNJAMBI.COM - Prospek musim Inter Milan berubah drastis dalam seminggu, karena Nerazzurri menderita tiga kekalahan berturut-turut, tersingkir dari Coppa Italia dan kehilangan keunggulan atas Napoli di Serie A

Mereka tidak pernah kalah dalam tiga pertandingan berturut-turut tanpa mencetak gol sejak Februari 2012, La Gazzetta dello Sport menginformasikan.

Dua pertandingan melawan Bayern Munich adalah satu-satunya momen terbaik di bulan April yang berat.

Skuad ini secara rutin tampak kelelahan.

Mereka akhirnya berhasil masuk ke dalam permainan setelah memulai dengan buruk, tetapi penguasaan bola mereka sangat steril.

Pemain Inter Milan
Pemain Inter Milan (Instagram/@inter)

Serangan Inter menjadi kacau tanpa Marcus Thuram. 

Baca juga: Pelatih AS Roma Puji Matias Soule setelah Golnya Mengalahkan Inter Milan

Lautaro Martinez, yang telah mencetak gol dalam tiga pertandingan berturut-turut sebelum penurunan kolektif, belum mampu mengangkatnya sendiri. 

Nerazzurri terus memiliki lini depan paling produktif di Serie A

Meskipun, lini depan itu belum mampu membawa mereka ketika mereka sangat membutuhkannya.

Mereka juga memiliki masalah pertahanan, karena mereka telah kebobolan 12 gol dalam 4 minggu terakhir, gagal menjaga clean sheet. 

Mereka hanya kebobolan 22 gol di seluruh musim Serie A sebelumnya. 

Kemenangan terakhir mereka yang benar-benar meyakinkan terjadi saat melawan Atalanta pada pertengahan Maret.

Baca juga: Inter Milan Bakal Lepas Dua Pemain Cadangan yang Performanya Buruk

Selain kelelahan fisik, Inter Milan juga mengalami kelelahan mental, karena mereka sering gagal bereaksi setelah kebobolan. 

Mereka tidak menciptakan peluang nyata melawan Roma meskipun sempat tertinggal lebih dulu dan juga tidak mampu bangkit melawan Milan dan Parma.

Mereka hanya berhasil melakukannya saat melawan Bayern Munich. 

Performa mereka yang luar biasa di Liga Champions, ditambah beberapa pemain kunci yang absen, telah memengaruhi kompetisi lainnya.

Baca juga: AC Milan Hancurkan Mimpi Treble Inter Milan dengan 3 Gol Tanpa Batas

Baca juga: Stefan De Vrij Siap Melanjutkan Karier di Inter Milan untuk Musim Berikutnya

Sekarang Anda dapat menyimak update berita tribunjambi.com via Google News

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved