Minggu, 3 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ramadhan 2025

Cara Mendapatkan Lailatul Qodar di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Berikut penjelasan datangnya malam Lailatul Qodar  di 10 hari terakhir  Ramadhan 1446 hijriah.

Tayang:
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Istimewa
ILUSTRASI LAILATUL QODAR- Cara Mendapatkan Lailatul Qodar di 10 Hari Terakhir Ramadhan. 

TRIBUNJAMBI.COM -  Berikut penjelasan datangnya malam Lailatul Qodar  di 10 hari terakhir  Ramadhan 1446 hijriah.

Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat dinanti-nanti oleh umat Islam di bulan Ramadhan, terutama pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.

Keutamaan malam ini telah dijelaskan dalam Al-Qur'an surah Al-Qadar, yang menyebutkan bahwa malam tersebut lebih baik daripada seribu bulan, sehingga setiap ibadah yang dilakukan pada malam ini dilipatgandakan pahalanya.

Lailatul Qadar diyakini terjadi pada salah satu malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadhan, yaitu malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29.

 Nabi Muhammad SAW mengajarkan umat Islam untuk memperbanyak ibadah di seluruh sepuluh malam terakhir ini, karena hanya Allah SWT yang mengetahui kapan Lailatul Qadar akan turun.

Pada malam tersebut, para malaikat, termasuk Malaikat Jibril a.s., turun ke bumi membawa keberkahan dan rahmat dari Allah SWT, memberikan kedamaian bagi umat yang beribadah.

Malaikat Jibril turun dengan membawa berbagai kebaikan dan keberkahan bagi hamba-hamba Allah yang sedang berdoa dan beribadah dengan penuh keikhlasan.

Malam Lailatul Qadar penuh dengan rahmat dan ampunan, di mana Allah SWT menjanjikan bahwa segala doa yang dipanjatkan pada malam itu akan dikabulkan.

Bagi mereka yang tekun beribadah, Allah SWT akan memberikan ampunan dan kedamaian dalam hidup mereka.

Malam ini menjadi kesempatan emas untuk memperbaiki diri, memohon ampunan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam sepuluh malam terakhir Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk lebih meningkatkan ibadah mereka, baik dengan shalat malam, membaca Al-Qur'an, berdoa, dan berdzikir, karena malam Lailatul Qadar dapat terjadi kapan saja di antara malam-malam ganjil tersebut.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memanfaatkan setiap malam dengan penuh kesungguhan agar bisa meraih keberkahan malam yang luar biasa ini.

Dengan adanya malam Lailatul Qadar, umat Islam diberikan kesempatan untuk mendapatkan ampunan, keberkahan, dan pahala yang luar biasa.

Sehingga memperbanyak ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah sebuah langkah yang bijaksana untuk meraih kebaikan yang maksimal dari bulan suci ini.

Ustaz Adi Hidayat beri penjelasan terkait malam terbaik tersebut.

Nabi Muhammad SAW menyampaikan beberapa isyarat di dalam keterangan beliau dan disebutkan imam hadits dan menerangkan di antara tanda-tandanya:

Pertama, Kalau sudah sampai ke akhir-akhir Ramadhan. 10 hari terakhir ramadhaan. 

Kata Nabi SAW, kencangkan ikat pinggangmu. Tambah lagi ibadahnya.

''Seperti kita sedang balap lari, di penghujung garis finish kekuatan semakin meningkat,'' jelas UAH. 

Kenapa itu mesti kita tingkatkan?

Kata Nabi ada kemungkinan malam Al Qadar turun di malam-malam akhir Ramadan.

''Sebagai motivasi kita supaya tidak menurunkan semangat untuk ibadah. Karena kecenderungan orang, awal Ramadan semangat, shaf penuh sampai ke belakang. Pertengahan terjadi kemajuan dan terus maju,'' katanya.

''Nah, di akhir-akhir saat orang lebih memilih dunia, Allah turunkan pahala akhirat. Maka diturunkan semangat ini oleh Nabi supaya kita memburunya,' jelas UAH.

Kedua, di hadits Muslim juga Nabi menyampaikan pernah ditunjukkah Allah dalam satu mimpi tentang malam lailatul Qadar.

Hanya waktunya dibuat menghilang oleh Allah dari Nabi SAW.

''Dilupakan. Tapi tandanya disebutkan,'' katanya.

Pada saat itu, hening, tenang. angin tidak terlampau kencang. hujan juga tidak terlampau deras.

Suasananya enak, teduh sekali.

Nah, pada bagian yang pertama, ketika Nabi mengatakan dihilangkan dariku waktunya, ini kata para ulama dibuat ghaib waktunya supaya kita semangat mencarinya.

Oleh karena itu agar kita tak kehilangan lailatul qadar rahasianya adalah bangun di malam hari Ramadhan setiap malam dan laksanakan Qiyam.

''Setiap malam Ramadhan bangun. Walaupun cuman 10 menit, 15 menit,'' jelasnya.

Karena sifatnya malam, itu terbuka. Setelah tarawih istirahat sejenak, tidur, malam bangun. 

''Tunaikan solat dua rakaat, lalu mengaji. Walau hanya dua rakaat tapi jika tiap malam kita kerjakan, maka peluang mendapatkan malam lailataul qadar terbuka,'' katanya.

''Itu cara cepatnya. Jadi jangan tinggalkan itu walau hanya lima sampai 15 menit kita kerjakan,'' paparnya.

UAH mengatakan, Rasulullah SAW bersabda, barangsiapa yang mengejar malam lailatul qadar dan dia tiap malam Ramadhan bangun untuk sholat malam, ketika dia kerjakan dia tobat, maka Allah akan ampuni semua dosa-dosa yang pernah dia kerjakan seumur hidupnya. 

Baca juga: Keistimewaan Malam Lailatul Qodar di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved