Ramadan 2025
Pesan Ramadan dari Vatikan untuk Umat Muslim: Dunia Kita Haus akan Persaudaraan
Vatikan telah mengirim pesan Ramadan ke umat muslim dunia yang sedang menjalani ibadah puasa.
Pesan Ramadan dari Vatikan untuk Umat Muslim: Dunia Kita Haus akan Persaudaraan
TRIBUNJAMBI.COM - Vatikan telah mengirim pesan Ramadan ke umat muslim dunia yang sedang menjalani ibadah puasa.
Mereka juga mengungkapkan solidaritasnya.
Umat Katolik juga berpuasa dan melakukan penebusan dosa selama masa PraPaskah.
Vatikan juga mengundang dialog dan persahabatan yang lebih besar antara orang-orang dari kedua agama.
“Dunia kita haus akan persaudaraan dan dialog sejatuh,” bunyi pesan dari Departemen Dialog Antaragama Vatikan, Jumat (7/3/2025), dikutip dari Catholic News Agency.
“Bersama-sama, umat Muslim dan Kristen dapat menjadi saksi harapan ini dengan keyakinan bahwa persahabatan itu mungkin terjadi, meski ada beban sejarah dan ideologi yang mendorong pengucilan,” tambahnya.
“Harapan bukan sekadar optimisme. Harapan adalah sebuah kebajikan yang berakar pada iman kepada Tuhan, Sang Maha Penyayang, Sang Pencipta kita,” tuturnya.
Baca juga: Safari Ramadan di Bungo, Gubernur Jambi Serahkan Bantuan Ke Masjid Baitussalam Dusun Lubuk Niur
Baca juga: Bacaan Doa Puasa ke-9 Ramadhan 1446 Hijriah
Pada 2025, puasa Ramadan akan berlangsung dari 1 Maret hingga 30 Maret.
Bulan Ramadan pun akan diakhiri dengan Hari Raya Idulfitri selama tiga hari.
Masa PraPaskah umat Kristen akan dimulai pada 5 Maret dan akan berakhir pada 17 April, dengan tiga hari raya yang dikenal sebagai Triduum, Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Suci, yang diikuti oleh Minggu Paskah.
“Tahun ini, Ramadan sebagian besar bertepatan dengan masa PraPaskah, yang bagi umat Kristen merupakan masa puasa permohonan, dan pertobatan kepada Kristus,” bunyi pernyataan Dikasteri itu,
“Kedekatan dalam kalender spiritual ini menawarkan kami kesempatan unik untuk berjalan berdampingan, umat Kristen dan Muslim, dalam proses pemurnian, doa, dan amal bersama,” lanjutnya.
Pesan Ramadan Vatikan itu ditandatangani oleh Prefek baru Dikasteri, Kardinal George Jacob Koovakad, dan Sekretarisnya, Pastor Indunil Janakaratne Kodithuwakku Kankanamalage.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Pilu! Ibu dan Anak Korban Banjir Ditemukan Meninggal Berpelukan di Reruntuhan Rumahnya
Baca juga: Ternyata Senjata Api yang Hendak Diselundupkan Eks TNI ke KKB Papua Ada Buatan PT Pindad
Baca juga: Tessa Mariska Rela Dikeluarkan dari Circle Demi Bela Nikita Mirzani, Dulu Sempat Bersiteru
Baca juga: Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 Halaman 180 dan 181, SDA di Sekitar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.