Jumat, 1 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Tanjung Jabung Timur

Banjir Rob Kembali Genangi Tanjab Timur Jambi, Warga Waspadai Ancaman Ular

Curah hujan kembali tinggi sejak kemarin, beberapa wilayah di Kabupaten Tanjung jabung Timur terendam banjir, Rabu (29/1/2025) 

Tayang:
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Mareza Sutan AJ
Tribunjambi.com/Abdullah Usman
BANJIR ROB - Banjir akibat pasang air laut terjadi di pesisir Jambi, termasuk di Tanjab Timur dalam beberapa waktu terakhir, hingga Rabu (29/1/2025) 

Laporan wartawan tribunjambi.com, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Curah hujan kembali tinggi sejak kemarin, beberapa wilayah di Kabupaten Tanjung jabung Timur terendam banjir, Rabu (29/1/2025) 

Banjir rob, atau banjir yang terjadi karena luapan air sungai atau laut tersebut, terbilang lumrah di kawasan pesisir Jambi. 

Sejak kemarin, curah hujan juga cukup intens terjadi - secara tidak langsung kondisi tersebut turut berdampak pada volume air sehingga meluap dan terjadi banjir. 

Terkait kondisi tersebut, meski tidak berdampak besar pada rumah rumah mereka, namun kondisi tersebut patut diwaspadai, terutama gangguan makan hewan liar. 

Satu di antaranya ular, dengan kondisi banjir, keberadaan ular acap kali hadir dengan kondisi yang tidak menyenangkan. 

Di RT 08 Kelurahan Muara Sabak Ulu, misalnya, sejak banjir terjadi selama dua hari, ditemukan beberapa kasus ular menyerang ternak warga. 

“Kemarin ada ular jenis piton masuk ke kandang ayam warga, bahkan ular tersebut berhasil memakan satu dari beberapa ayam di dalamnya, “ tutur Muhalim, warga setempat.

Kejadian serupa, bukan kali pertama. Bahkan saat musim penghujan di beberapa lokasi lain juga kerap terjadi, hanya saja ukuran dari ular itu saja yang membedakan. 

“Kadang ada yang kecil, sedang bahkan ukuran cukup besar, “ sambungnya. 

Dengan, kondisi tersebut warga tentu harus mawas diri saat beraktivitas di genangan banjir. Terutama saat malam hari, yang membutuhkan kewaspadaan. 

Selain serangan ular, warga juga waspada terhadap hewan lainnya yang dimungkinkan dapat memasuki rumah. 

“Karena di sekitar rumah warga itu masih banyak semak, tentunya banyak hewan-hewan berbahaya lainnya yang juga keluar dan mencari tempat aman,“ ujar Rahayu, warga lain.

 

Baca juga: Berbarengan dengan Libur Nasional, Imlek 2025 di Vihara Sakyakirti Kota Jambi Lebih Semarak

Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Desa di Bahar Selatan Kebanjiran. Akses Jalan Utama Nyaris Putus

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved