Minggu, 3 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kunci dan Jawaban

Kunci Jawaban PAI Kelas 5 Halaman 121, Kaum Quraisy

Simak kunci jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI) untuk siswa Kelas 5 SD halaman 121.

Tayang:
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Pixabay/asianone.com
Kegiatan belajar mengajar 

TRIBUNJAMBI.COM - Simak kunci jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI) untuk siswa Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka (KurMer) berikut ini.

Kunci jawaban PAI Kelas 5 SD yang akan dibahas yaitu soal esai bagian Aktivitas Kelompok BAB 5 Meneladani Perjuangan Rasulullah halaman 121.

Aktivitas Kelompok
Ayo, diskusikan!

1. Mengapa kaum Quraisy berbondong-bondong masuk Agama Allah?

JAWABAN

 
Kaum Quraisy berbondong-bondong masuk agama Allah (Islam) disebabkan oleh beberapa faktor penting yang berkaitan dengan perkembangan dakwah Nabi Muhammad SAW dan perubahan situasi sosial, politik, serta spiritual di Mekah. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Fathu Mekah (Penaklukan Kota Mekah)
Peristiwa Fathu Mekah pada tahun 8 H menjadi salah satu pendorong utama masuknya kaum Quraisy ke dalam Islam. Setelah bertahun-tahun menghadapi penindasan dan peperangan, Nabi Muhammad SAW berhasil merebut Mekah tanpa pertumpahan darah yang besar. Nabi menunjukkan sikap pemaaf dan bijaksana dengan tidak membalas dendam kepada kaum Quraisy yang dahulu memusuhi beliau. Sikap ini membuat banyak orang Quraisy tersentuh dan kagum, sehingga mereka melihat Islam sebagai agama yang penuh kasih sayang dan keadilan.

2. Keteladanan Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai pribadi yang jujur (al-Amin) dan dapat dipercaya sejak sebelum diangkat menjadi Rasul. Akhlak mulia dan kepemimpinan beliau menarik simpati masyarakat Quraisy. Meskipun mendapatkan tekanan dan penolakan dari kaumnya, Nabi tetap bersikap sabar, adil, dan mengutamakan perdamaian. Karakter mulia ini menjadi contoh yang menginspirasi kaum Quraisy untuk mengikuti ajaran Islam.

3. Kemajuan Dakwah Islam dan Pengaruh Sosial
Seiring berjalannya waktu, dakwah Islam semakin berkembang dan banyak kabilah Arab lainnya yang masuk Islam. Kemenangan umat Islam dalam berbagai peperangan, seperti Perang Badar, Perang Khandak, dan perjanjian Hudaibiyah, menunjukkan kekuatan dan kebijaksanaan Nabi dalam memimpin umat. Keberhasilan diplomasi Islam memperkuat posisi politik umat Muslim, sehingga kaum Quraisy mulai melihat Islam sebagai kekuatan baru yang tak dapat diabaikan.

4. Runtuhnya Tradisi Jahiliyah
Kaum Quraisy sebelumnya sangat menjunjung tinggi tradisi jahiliyah, seperti penyembahan berhala dan praktik sosial yang tidak adil. Namun, ketika Nabi Muhammad SAW menghancurkan berhala-berhala di Ka'bah dan menyerukan tauhid (keesaan Allah), banyak dari mereka menyadari bahwa penyembahan berhala tidak membawa manfaat. Islam menawarkan sistem sosial yang adil, menghapuskan diskriminasi, dan mengajarkan persaudaraan, sehingga menarik banyak kaum Quraisy untuk meninggalkan tradisi lama.

5. Janji Keselamatan dan Kesejahteraan
Islam menawarkan keselamatan di dunia dan akhirat, serta ajaran yang menekankan keadilan, kasih sayang, dan kesejahteraan bersama. Hal ini menarik bagi kaum Quraisy yang menginginkan kehidupan yang lebih bermakna dan terarah. Mereka melihat bahwa Islam bukan hanya agama, tetapi juga panduan hidup yang membawa kemaslahatan umat.

6. Pengaruh Tokoh Quraisy yang Telah Masuk Islam
Beberapa tokoh penting dari kaum Quraisy, seperti Abu Sufyan, Khalid bin Walid, dan Amr bin Ash, akhirnya memeluk Islam. Masuknya tokoh-tokoh berpengaruh ini memberikan dorongan besar bagi masyarakat Quraisy lainnya untuk mengikuti jejak mereka. Kepemimpinan dan ketokohan mereka memperkuat legitimasi Islam di mata Quraisy.

7. Perubahan Paradigma dan Kesadaran Spiritual
Setelah menyaksikan berbagai mukjizat Nabi dan perubahan sosial yang dihasilkan oleh Islam, kaum Quraisy mulai merenungkan kebenaran ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW. Kesadaran akan ketauhidan dan penolakan terhadap kesyirikan membuat mereka beralih memeluk Islam.

Disclaimer

1. Pembahasan di atas hanya sebagai referensi belajar.

2. Soal di atas merupakan pertanyaan terbuka. Artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku di atas.

3. Artikel ini tidak mutlak menjamin kebenaran jawaban. Siswa dapat mengembangkan jawaban yang lebih baik.

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 5 Halaman 126-129, Uji Kompetensi Siswa

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved