Real Madrid

Carlo Ancelotti Pernah Dipecat Real Madrid pada 2015, Padahal Hampir Teken Kontrak Baru

Carlo Ancelotti, pelatih Real Madrid, mengenang bagaimana dia pernah dipecat Los Blancos pada musim 2014-2015 lalu.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Instagram/ @realmadrid
Carlo Ancelotti, pelatih Real Madrid 

 

TRIBUNJAMBI.COM - Carlo Ancelotti, pelatih Real Madrid, mengenang bagaimana dia pernah dipecat Los Blancos pada musim 2014-2015 lalu.

Dalam kariernya selama 30 tahun sebagai pelatih, Don Carlo mengaku tidak hanya membuat keputusan yang benar.

“Tidak mungkin hanya membuat keputusan yang baik dalam tiga puluh tahun. Misalnya, saya mengalami masa-masa buruk di sini, di Madrid, setelah tahun pertama, pada 2014/15," kata dia, seperti dilansir dari Tuttomercatoweb, Senin (16/12/2024).

"Saya hampir memperbarui kontrak saya, klub ingin mempertahankan saya, tetapi saya memberikan terlalu banyak tekanan pada gaji saya dan mereka menghentikan saya."

Saat itu, alih-alih melanjutkan karier dengan gaji lebih besar, Carlo Ancelotti justru dipecat pada akhir musim.

"Itu adalah sebuah kesalahan, kesalahan terburuk yang pernah saya lakukan. Tapi itu memungkinkan saya untuk belajar."

Apakah Ancelotti menganggap dirinya sebagai pelatih terbaik dalam 30 tahun terakhir?

“Tidak, menurut saya tidak. Saya menang banyak, tapi pelatih lain bahkan lebih banyak dari saya. (Sir Alex) Ferguson, (Pep) Guardiola atau (Valeriy) Lobanovski.

"Bahkan jika saya mengira saya adalah pelatih terbaik dalam tiga puluh tahun terakhir, apa yang akan terjadi? Apakah mereka akan membuatkan patung saya? Saya rasa tidak," katanya sambil tertawa.

Carlo Ancelotti dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik untuk saat ini.

Bahkan terlepas dari performa Real Madrid yang kurang konsisten, mantan pelatih Bayern Munchen dan Everton itu tetap dapat menjaga timnya agar tidak berada di titik terendah.

"Ini adalah momen yang sulit bagi semua orang, terbukti hal seperti ini terjadi, itu normal dalam olahraga di mana Anda juga merenungkan kekalahan tidak terbiasa dengan hal itu."

 

Baca juga: Dianggap Gila karena Setia pada AS Roma, Daniele De Rossi Kenang Karier di Ibu Kota

Baca juga: Habis Akal Pep Guardiola Tangani Manchester City yang Lagi Bapuk

Baca juga: Betapa Lelah Main di Piala AFF 2024, Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Mengeluh

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved