Rabu, 22 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Sarolangun

Lelang Jabatan Eselon II Dinilai Tidak Transparan, AGPS dan PMII Unjuk Rasa ke DPRD Sarolangun

Aliansi Gerakan Pemuda Sarolangun (AGPS) dan PMII Cabang Sarolangun menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kabupaten Sarolangun pada Kamis (12/12/20

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Lelang Jabatan Eselon II Dinilai Tidak Transparan, AGPS dan PMII Unjuk Rasa ke DPRD Sarolangun 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Aliansi Gerakan Pemuda Sarolangun (AGPS) dan PMII Cabang Sarolangun menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kabupaten Sarolangun pada Kamis (12/12/2024).

Dalam aksi tersebut, AGPS dan PMII mendesak DPRD Kabupaten Sarolangun untuk menindaklanjuti dan membentuk panitia khusus (pansus) terkait lelang jabatan pimpinan tinggi (JPT) di Sarolangun tahun 2024.

Massa aksi menduga adanya unsur kolusi dan nepotisme dalam seleksi terbuka lelang jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

Para pengunjuk rasa mengajukan beberapa tuntutan, di antaranya:

Menolak hasil lelang jabatan yang dinilai tidak transparan dan melanggar Permenpan-RB Nomor 15 Tahun 2019.

Mendesak Penjabat Bupati Sarolangun, Bahri, dan Penjabat Sekretaris Daerah, Dedy Hendry, untuk bersumpah bahwa mereka tidak melakukan praktik kolusi dan nepotisme dalam proses maupun hasil lelang jabatan tersebut.

"Apabila Penjabat Bupati Bahri dan Sekda Dedy Hendry tidak berani bersumpah, maka kami mendesak mereka segera mengundurkan diri," tegas salah satu orator di lokasi unjuk rasa.

Ketua PMII Cabang Sarolangun, Subra, menyampaikan bahwa seleksi terbuka jabatan eselon II di Pemkab Sarolangun berlangsung tanpa transparansi.

"Kami akan terus melawan ketidakadilan di Kabupaten Sarolangun. Proses lelang jabatan ini penuh dengan kejanggalan," ungkap Subra.

PMII juga mendesak DPRD Sarolangun untuk segera membentuk pansus guna menyelidiki dugaan pelanggaran dalam proses lelang tersebut.

"Kami tidak ingin DPRD Sarolangun menjadi dewan pengecut. Apa yang dilakukan pejabat di Sarolangun telah melukai kepercayaan masyarakat," tutup Subra.

Baca juga: Gelombang Laut Mulai Bergejolak, Nakhoda Kapal Kuala Tungkal Hadapi Kendala Muatan

Baca juga: Video Gisel Depan Vincent Kibaskan Rambut Jadi Sorotan, Sikap Suami Jessica Iskandar Terekam

Baca juga: Raffi Ahmad Disentil KPK, Kekayaannya Masih Kalah dari Artis Dulu Dipenjara Gegara Fairuz A Rafiq

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved